5 Hal Ini Harus Dihindari Saat Memandikan Bayi Baru Lahir

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 19 Agustus 2020 | 11:02 WIB
5 Hal Ini Harus Dihindari Saat Memandikan Bayi Baru Lahir
Ilustrasi memandikan bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Memandikan bayi, bagi orangtua yang pertama kali melakukannya, pasti menjadi momen yang mendebarkan. Tak sedikit orangtua yang merasa gugup dan takut melukai bayi, mengingat tulang dan struktur tubuh mereka yang masih rapuh.

Bagi Anda yang belum berpengalaman memandikan bayi, untuk mengurangi kegugupan, pastikan Anda mengumpulkan semua perlengkapan mandi yang diperlukan, mulai dari handuk, sabun, sampo, hingga pakaian dan popok ganti. Kemudian, pastikan air hangat dengan suhu maksimal 48 derajat celcius.

Selain itu, perhatikan juga 5 hal yang tidak boleh Anda lakukan saat memandikan bayi. Ini dia, seperti dilansir dari Times of India, Rabu (19/8/2020).

1. Meninggalkan bayi sendirian

Bayi belum mampu menahan lehernya, sehingga air di dalam bak mandi bisa berbahaya bagi bayi yang baru lahir.

Jika Anda harus meninggalkan ruangan, gendonglah bayi Anda, atau minta seseorang untuk menemani dan mengawasi bayi sementara Anda meninggalkannya.

2. Menggunakan bak besar

Jika bak mandi terlalu besar, Anda akan kesulitan memegang bayi. Keuntungan menggunakan bak kecil akan membuat Anda lebih mudah mengontrol suhu air.

3. Membiarkan bayi kedinginan

baca juga

Bayi baru lahir belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri. Jadi, selain memastikan air mandinya hangat, Anda juga harus memastikan ruangan tempat meletakkan bayi setelah mandi cukup hangat, setidaknya 23 celcius. Lindungi bayi dengan handuk, dan tutupi kepla bayi dengan handuk kering agar bayi tidak kedinginan.

4. Menggunakan banyak air

Jika bayi berusia di bawah tiga bulan, Anda boleh tidak memandikannya setiap hari. Misal hari ini cukup seka bayi dengan handuk hangat, dan hari berikutnya bisa dimandikan langsung dengan air.

Saat memandikannya, jangan mengisi bak dengan terlalu banyak air. Air yang terlalu banyak di bak mandi bisa membuat bayi berisiko tenggelam.

5. Memasukkan air ke dalam telinga atau hidung bayi

Pastikan tidak memasukkan apapun ke telinga dan hidung bayi, dan bersihkan hanya bagian yang terlihat kotor di luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Unik Pamerkan Bayi Baru Lahir di Tengah Pandemi

Cara Unik Pamerkan Bayi Baru Lahir di Tengah Pandemi

Video | Selasa, 11 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Harus Langsung Mendapat Vaksin HB0

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Harus Langsung Mendapat Vaksin HB0

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 16:07 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×