Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 19 Juli 2020 | 15:40 WIB
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap ibu yang baru melahirkan tentu ingin anaknya memiliki perkembangan tumbuh optimal. Tapi tak jarang penurunan berat badan yang dialami bayi baru lahir membuat khawatir orangtua terutama orangtua baru. 

Namun, orangtua sebaiknya tak perlu cemas jika bayinya mengalami penurunan berat badan saat baru berusia satu minggu.

Menurut dokter spesialis anak dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), hal itu masih normal asalkan penurunan berat badan tak lebih dari sepuluh persen dari berat anak saat anak lahir.

"Kalau bayi baru lahir misalnya berat tiga kilogram, dalam lima hari pertama dia boleh turun 10 persen dari berat lahir. Jadi gak apa-apa itu normal. Tapi hanya boleh sepuluh persen. Kalau sampai 20 persen berarti kurang ASI-nya," kata dokter spesialis  Attila Dewanti saat siaran langsung bersama velvet Junior, Minggu (19/7/2020). 

Attila menambahkan, ketika bayi berusia 14 hari, berat badannya harus kembali naik minimal sama dengan berat lahir.

Tetapi jika bayi belum mengalami kenaikan berat badan juga, Attila menyarankan agar si buah hati segera dibawa ke dokter anak. 

"Karena bayi kan belum bisa ngomong berarti kita harus lihat dari berat badannya. Mungkin ASI-nya kurang, atau ASI cukup tapi perlengkapannya kurang baik, bisa saja memengaruhi. Segeralah ke dokter anak," ujarnya.

Pertambahan berat badan anak yang ideal juga harus disesuaikan dengan usianya. Attila memaparkan, saat usia satu sampai dua bulan idealnya naik antara 700 gram sampai 1.5 kilogram. 

Menurut Attila, umumnya kebanyakan bayi mengalami kenaikan berat badan sebanyak satu kilogram hingga usia tiga bulan.  

baca juga

"Kemudian saat empat sampai lima bulan kenaikannya hanya 500 gram. Karena memang makin besar kenaikannya makin sedikit. Apalagi nanti setelah usia enam bulan kenaikannya hanya 300-500 gram per bulan," katanya. 

Attila menyampaikan, berat badan paling banyak bertambah memang baiknya dalam rentang usia tiga bulan pertama.

Setelah itu pertambahannya akan makin berkurang. Bahkan saat bayi telah sembilan bulan sampai satu tahun, kata Attila, kenaikan berat badan hanya sekitar 100-200 gram. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

85 Bayi di Texas Positif Corona, Semuanya Belum Berusia Setahun

85 Bayi di Texas Positif Corona, Semuanya Belum Berusia Setahun

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 14:29 WIB

Baru Melahirkan, Remaja 16 Tahun Lempar Bayinya ke Luar Jendela

Baru Melahirkan, Remaja 16 Tahun Lempar Bayinya ke Luar Jendela

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 12:11 WIB

Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tong Sampah Belakang Mess Pramugari Lion Air

Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tong Sampah Belakang Mess Pramugari Lion Air

Banten | Sabtu, 18 Juli 2020 | 17:05 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes

Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI

Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI

Banten | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×