Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:13 WIB
Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!
Ifan Seventeen [Suara.com/Evi]

Suara.com - Para dokter dan pakar kesehatan lain sudah memperingatkan bahwa membersihkan telinga menggunakan cotton bud dapat menyebabkan infeksi telinga.

Inilah yang dialami oleh Riefian Fajarsyah, atau yang lebih akrab disapa Ifan Seventeen. Hal ini diungkapkannya dalam unggahan Instagram pada Minggu (23/8/2020).

"Ternyata membersihkan telinga dengan cotton bud itu sangat tidak dianjurkan oleh para dokter. Terutama untuk orang-orang yang memiliki kulit telinga sensitif sepertiku, karena sangat gampang berakibat peradangan dan itu sakit banget," tulis Ifan.

Bahkan, ia sempat mengalami demam tinggi akibat infeksi telinga itu.

Tidak ingin orang lain mengalami hal yang sama, Ifan pun memberi tahu cara membersihkan telinga yang direkomendasikan dokter.

Unggahan Ifan Seventeen [Instagram/@ifanseventeen]
Unggahan Ifan Seventeen [Instagram/@ifanseventeen]

"Cukup dengan mengelap bagian telinga luar memakai tisu sehabis mandi, atau kalau mau memakai cotton bud hanya bagian luarannya saja," sambungnya.

Laman Healthy Hearing juga memperingatkan bahwa seharusnya tidak ada benda asing yang dimasukkan ke telinga, meski hanya untuk menghilangkan kotoran.

Cara membersihkannya pun harus diperhatikan. Telinga luar, atau pinna, dapat dibersihkan menggunakan sedikit sabun, air, dan waslap saat mandi. Dan bersihkanlah secara lembut.

Dalam kebanyakan kasus, saluran telinga (telinga bagian dalam) tidak perlu dibersihkan. Selama keramas atau mandi, air yang masuk ke saluran telinga cukup untuk melonggarkan kotoran yang menumpuk.

Ilustrasi perempuan menggunakan cotton bud. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menggunakan cotton bud. (Shutterstock)

Selain itu, kulit di saluran telinga tumbuh secara alami dalam pola spiral luar. Saat mengelupas, kotoran telinga ikut menyertainya.

Biasanya lilin akan mengendur dan lepas dengan sendirinya saat tidur.

Kapan harus ke dokter untuk membersihkan kotoran telinga?

Kotoran yang sudah menumpuk dapat dibersihkan oleh dokter. Mereka akan menggunakan sedikit peroksida yang dicampur air dan disuntikkan ke dalam telinga.

Proses ini hampir tidak menimbulkan rasa sakit dan efektif untuk menghilangkan kotoran di dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialami Ifan Seventeen, Pakai Cotton Bud untuk Bersihkan Telinga Berbahaya!

Dialami Ifan Seventeen, Pakai Cotton Bud untuk Bersihkan Telinga Berbahaya!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:10 WIB

Gara-gara Cotton Bud, Ifan Seventeen Demam dan Dilarikan ke RS

Gara-gara Cotton Bud, Ifan Seventeen Demam dan Dilarikan ke RS

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:06 WIB

Terjadi Lagi, Pendengaran Wanita Ini Rusak Permanen akibat Cotton Bud

Terjadi Lagi, Pendengaran Wanita Ini Rusak Permanen akibat Cotton Bud

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB