Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Sekolah di Korea Selatan Kembali Ditutup

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:15 WIB
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Sekolah di Korea Selatan Kembali Ditutup
Ilustrasi sekolah di masa pandemi Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar sekolah di Korea Selatan akan ditutup untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus corona atau Covid-19. Pemerintah Kores Selatan juga akan mengalihkan pembelajaran tatap muka ke pertemuan lewat dunia maya.

Dikutip dari ANTARA, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan melaporkan 280 kasus COVID-19 baru pada Senin malam (24/8). Sehingga total pasien positif mencapai 17.945 jiwa dan 310 di antaranya meninggal dunia.

Jumlah itu menunjukkan kasus harian di Korsel mulai turun apabila. Kondisi itu berbeda jika dibandingkan dengan total pasien positif baru pada Sabtu (22/8) sebanyak 397 jiwa, angka harian tertinggi sejak awal Maret 2020 di Korea Selatan.

Meskipun sebagian besar kasus positif ditemukan di wilayah padat penduduk di ibu kota Korsel, Seoul, otoritas kesehatan setempat mengatakan kemungkinan pemerintah kembali memberlakukan karantina massal cukup besar.

Sekolah di masa pandemi. (Shutterstock)
Sekolah di masa pandemi. (Shutterstock)

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap tinggal di rumah membatasi perjalanan ke luar. Seluruh pelajar, kecuali untuk siswa tingkat akhir sekolah menengah atas, di Kota Seoul, Kota Incheon, dan Provinsi Geonggi, akan menjalani pembelajaran via daring hingga 11 September 2020, kata Kementerian Pendidikan, Selasa.

Sementara itu, tahun ajaran baru Musim Semi sendiri telah ditunda beberapa kali sejak Maret 2020. Sebelumnya, sebagian besar sekolah di Korsel sempat dibuka bertahap mulai 20 Mei 2020 sampai 1 Juni 2020.

Namun dalam dua minggu terakhir, sekitar 150 siswa dan 43 staf pengajar di sekolah daerah Seoul positif tertular COVID-19, kata Menteri Pendidikan Yoo Eun-hae saat jumpa pers.

Otoritas di Kota Seoul pada Senin untuk pertama kalinya mewajibkan penggunaan masker di dalam dan luar ruangan, termasuk di sarana umum. Pemerintah Kota Seoul juga memerintahkan tempat seperti gereja, klub hiburan malam, bar karaoke, dan sarana-sarana berisiko lainnya ditutup.

Menteri Kesehatan Korea Selatan Park Neung-hoo pada Selasa meminta ribuan dokter yang mogok kerja untuk kembali merawat pasien.

baca juga

“Kami dengan tulus meminta tenaga kesehatan kembali bekerja, mengingat pasien telah menunggu,” kata dia saat menemui ribuan tenaga kesehatan yang berunjuk rasa.

virus corona korea selatan (shutterstock)
virus corona korea selatan (shutterstock)

Para dokter memprotes beberapa usulan pemerintah, termasuk di antaranya rencana meningkatkan jumlah mahasiswa kedokteran sampai 4.000 pada 10 tahun mendatang. Pemerintah mengatakan rencana itu penting untuk mengantisipasi krisis kesehatan sebagaimana yang terjadi saat pandemi COVID-19.

Namun, asosiasi dokter mengatakan banyaknya jumlah mahasiswa kedokteran akan memenuhi pasar tenaga kerja dan hanya sedikit berpengaruh pada persoalan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

150 Siswa Positif Covid-19, Sekolah di Korea Selatan Tutup

150 Siswa Positif Covid-19, Sekolah di Korea Selatan Tutup

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:59 WIB

Gawat! Hampir 400 Kasus Baru Covid-19 Terjadi Korea Selatan dalam Sehari

Gawat! Hampir 400 Kasus Baru Covid-19 Terjadi Korea Selatan dalam Sehari

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 15:12 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi Naik, Korea Selatan Kembali Lockdown

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi Naik, Korea Selatan Kembali Lockdown

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 09:16 WIB

Terkini

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

×