Radang Otak Barli Asmara Berawal dari Tokso, Ini Cara Parasit Menginfeksi!

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:25 WIB
Radang Otak Barli Asmara Berawal dari Tokso, Ini Cara Parasit Menginfeksi!
Barli Asmara meninggal dunia. (instagram @barliasmara)

Suara.com - Barli Asmara, desainer kondang dikabarkan meninggal dunia karena radang otak akibat terinfeksi parasit toksoplasma pada Kamis (27/8/2020) siang.

"(Meninggal karena), radang otak kena virus Toxo," kata sang sepupu, Mutia Wisnu melalui pesan singkat.

Sebelum meninggal dunia, Barli sempat dirawat di ISU rumah sakit di Bali. Keluarga besar mengungkapkan permintaan maaf atas segala kesalahan Barli Asmara semasa hidupnya.

Toxoplasma gondii atau yang lebih dikenal sebagai toksoplasma merupakan parasit yang dapat ditemukan dalam kotoran kucing, daging kurang matang, terutama domba serta babi, dan air yang terkontaminasi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, parasit ini dapat ditularkan ke orang lain melalui transfusi darah atau organ yang ditransplantasikan.

Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)
Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)

Meski toxoplasma gondii ditemukan hampir di semua hewan berdarah panas, kucing adalah satu-satunya inang yang diketahui. Artinya, telur parasit hanya bereproduksi secara seksual pada kucing.

Telur dari parasit keluar dari tubuh kucing melalui sekresi atau feses.

Infeksi parasit Toxoplasma gondii pada orang sehat umumnya tidak membahayakan, karena sistem kekebalan tubuhnya bisa mengendalikan.

Hal berbeda terjadi pada orang dengan sistem imun rendah dan ibu hamil, yang harus sampai mendapat penanganan medis untuk menghindari komplikasi berat.

baca juga

Penyakit yang disebabkan oleh parasit ini adalah toksoplasmosis, orang menjadi terinfeksi hanya jika mereka menelan parasit.

Hal ini bisa terjadi jika terkena kotoran kucing yang terkontaminasi, yang kemungkinan besar terjadi saat membersihkan kotak kotoran tanpa mencuci tangan sesudahnya.

Dilansir Health Line, sebenarnya sangat jarang manusia terkena toksoplasmosis dari kucing. Secara umum, kucing rumahan yang tidak diperbolehkan keluar tidak membawa toxoplasma gondii. Parasit cenderung dibawa oleh kucing liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barli Asmara Meninggal Karena Toxoplasma, Apa Kaitannya dengan Radang Otak

Barli Asmara Meninggal Karena Toxoplasma, Apa Kaitannya dengan Radang Otak

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:40 WIB

Belajar dari Barli Asmara, Ini 3 Faktor yang Bisa Sebabkan Radang Otak!

Belajar dari Barli Asmara, Ini 3 Faktor yang Bisa Sebabkan Radang Otak!

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 15:14 WIB

Barli Asmara Meninggal karena Radang Otak, Ketahui Gejala dan Penyebabnya!

Barli Asmara Meninggal karena Radang Otak, Ketahui Gejala dan Penyebabnya!

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 13:46 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×