Studi: Infeksi Parasit Pengaruhi Tingkat Mikrobioma Gastrointestinal

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 13 Juni 2020 | 18:44 WIB
Studi: Infeksi Parasit Pengaruhi Tingkat Mikrobioma Gastrointestinal
Ilustrasi bakteri, parasit (shutterstock)

Suara.com - Infeksi parasit adalah penyakit yang biasa menyerang orang di daerah tropis. Pada anak-anak, infeksi parasit bisa menyebabkan diare hingga meninggal karena kekurangan gizi atau dehidrasi.

Sebuah studi dalam Genome Biology oleh para ilmuwan University of Pennsylvania menyelidiki hubungan antara infeksi parasit dan mikrobioma usus.

Melalui metode genetik untuk mengkarakterisasi mikrobioma gastrointestinal dari 575 orang Kamerun, para peneliti menemukan bahwa keberadaan parasit sangat terkait dengan komposisi keseluruhan mikrobioma.

"Kami bisa melihat mikrobioma seseorang dan menggunakan untuk memprediksi apakah seseorang memiliki infeksi parasit gastrointestinal atau tidak," kata Meagan Rubel, postdoc di University of California, San Diego dikutip dari Medical Express.

Para peneliti mencari tahu kemungkinan parasit mengubah mikrobioma atau sesuatu dalam mikrobiota penduduk, yang mana membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi.

Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)
Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)

Rubel memimpin penelitian bekerja sama dengan Penn's Sarah Tishkoff, seorang Penn Profesor Pengetahuan Terintegrasi di Fakultas Kedokteran, serta Sains Perelman, dan Frederic Bushman, seorang ahli mikrobiologi di sekolah kedokteran.

Selain mikrobioma dan parasit, penelitian ini juga memeriksa penanda fungsi kekebalan tubuh, pencernaan susu, dan infeksi patogen.

Setelah investigasi 6 bulan dengan mengumpulkan sampel fecal dan darah dari penggembala Mbororo Fulani dan penggembala ternak dengan makanan tinggi daging dan susu.

Penelitian juga memasukkan data dari dua kelompok orang yang tinggal di daerah perkotaan Amerika Serikat dengan diet yang lebih banyak pada lemak hewani, protein dan makanan olahan sebagai pembanding.

baca juga

Di lapangan, para peneliti menguji malaria dan sejumlah patogen lain yang menginfeksi darah dan sistem pencernaan.

Berdasarkan 575 orang yang diuji di Kamerun, para peneliti menemukan hampir 40 persen orang terinfeksi lebih dari satu parasit sebelum menerima pengobatan antiparasit. Sedangkan, pemburu pengumpul, rata-rata memiliki kemungkinan besar koinfeksi dengan beberapa parasit.

Secara khusus, tim menemukan bahwa empat parasit usus yang ditularkan melalui tanah cenderung terjadi pada tingkat lebih tinggi.

"Parasit usus adalah masalah kesehatan masyarakat global. Kondisi ini cenderung dialami oleh warga miskin dengan minimnya akses perawatan medis, air pipa dan sabun. Sehingga peluang penularannya juga tinggi," kata Rubel.

Infeksi parasit juga dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih besar memiliki bakteri Bacteroidales, yang diketahui berperan dalam memengaruhi fungsi sistem pencernaan dan kekebalan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan

Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 09:51 WIB

Diklaim Efektif Bagi Covid-19, Obat Anti-Parasit Siap Diuji Coba ke Manusia

Diklaim Efektif Bagi Covid-19, Obat Anti-Parasit Siap Diuji Coba ke Manusia

Tekno | Rabu, 10 Juni 2020 | 06:00 WIB

Usai Pandemi Covid-19, Kondisi Ini Disebut Bisa Picu Penyakit Langka

Usai Pandemi Covid-19, Kondisi Ini Disebut Bisa Picu Penyakit Langka

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 19:35 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×