Cegah Penyakit Menular Seksual, 4 Vaksin yang Dianjurkan Sebelum Menikah

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 03 September 2020 | 09:20 WIB
Cegah Penyakit Menular Seksual, 4 Vaksin yang Dianjurkan Sebelum Menikah
Ilustrasi pasangan konsultasi dengan dokter (Shutterstock)

Suara.com - Selain mempersiapkan gaun dan pesta pernikahan, seorang calon pengantin juga harus memerhatikan kesehatannya. Calon dianjurkan vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyakit yang mungkin muncul saat aktif secara seksual bersama pasangan.

Berdasarkan Alodokter, berikut empat jenis vaksin yang disarankan sebelum menikah:

1. HPV (Human Papillomavirus)

Sebagian besar kanker serviks berhubungan dengan human papillomavirus (HPV). Jadi, imunisasi vaksin HPV dapat mengurangi risiko terkena kanker ini.

Namun, vaksin ini dapat diberikan kepada perempuan maupun pria. Vaksinasi mencegah pria tertular virus dari pasangannya.

Dilansir Mayo Clinic, sebenarnya vaksin HPV direkomendasikan untuk anak perempuan dan laki-laki usia 11 atau 12 tahun. Namun, vaksinasi dapat dilakukan sebelum mereka melakukan kontak seksual dan terinfeksi virus, yang artinya dapat diberikan sebelum menikah.

Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)

2. DPT (difteri, pertusis, tetanus) dan TT (tetanus toxoid)

Pemerintah mewajibkan vaksin TT bagi perempuan sebelum mereka menikah. Tapi, jika sebelumnya sudah melakukan vaksin DPT, sang calon tak perlu lagi vaksin TT.

Selain sebelum menikah, vaksin ini dapat diberikan saat akan dan sedang hamil. Disarankan untuk melakukan vaksinasi ulang DPT setiap 10 tahun sekali.

baca juga

3. Cacar air (varisela)

Terkena cacar air saat hamil bisa meningkatkan risiko janin mengalami cacat. Meski begitu, vaksinasi cacar air saat hamil tidak disarankan.

Dianjurkan melakukannya sebelum berusia 30 tahun dan belum pernah menderita cacar air.

4. MMR (measles, mumps, rubella)

Vaksinasi ini mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubela. Ini sangat penting bagi yang ingin segera memiliki keturunan.

Apabila salah satu penyakit tersebut terjadi pada wanita hamil, risikonya adalah keguguran atau janin lahir cacat. Namun, vaksin tidak dianjurkan bagi wanita yang sedang hamiln karena berbahaya bagi janin.

Jadi, imunisasi vaksin ini sangat dianjurkan sebelum merencanakan kehamilan. Setelah vaksinasi, pasangan perlu menunda kehamilan selama tiga bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih

Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih

Health | Kamis, 03 September 2020 | 07:56 WIB

Pemerintahan Donald Trump Emoh Gabung Bareng WHO Kembangkan Vaksin Covid-19

Pemerintahan Donald Trump Emoh Gabung Bareng WHO Kembangkan Vaksin Covid-19

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 06:05 WIB

Jawab Kritik WHO, AS Jamin Penelitian Vaksin COVID-19 Sesuai Aturan

Jawab Kritik WHO, AS Jamin Penelitian Vaksin COVID-19 Sesuai Aturan

Health | Kamis, 03 September 2020 | 03:05 WIB

Terkini

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×