Setidaknya ada 7 Ribu Kematian Nakes Akibat Covid-19 di Seluruh Dunia!

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Sabtu, 05 September 2020 | 15:00 WIB
Setidaknya ada 7 Ribu Kematian Nakes Akibat Covid-19 di Seluruh Dunia!
Ilustrasi petugas kesehatan (shutterstock)

Suara.com - Amnesty International (AI) mencatat setidaknya ada 7.000 petugas kesehatan di seluruh dunia meninggal akibat infeksi virus corona.

Negara dengan kasus kematian terbanyak adalah Meksiko, yaitu sejumlah 1.300 orang.

"Setiap pekerja kesehatan memiliki hak untuk merasa aman di tempat kerja, dan ini merupakan skandal bahwa begitu banyak orang harus membayar harga tertinggi," kata Steve Cockburn, kepala keadilan ekonomi dan sosial di AI berbasis London ini.

Ia mengatakan bahwa kasus kematian petugas kesehatan di negara-negara seperti Meksiko, Brasil, dan AS, masih meningkat dengan cepat.

"Sementara penyebaran infeksi yang cepat di Afrika Selatan dan India menunjukkan perlunya semua negara untuk mengambil tindakan," sambungnya, dilansir Firstpost.

Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]
Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]

Negara yang paling parah 'terpukul' dengan pandemi Covid-19, termasuk Amerika Serikat dengan 1.077 kematian di antara petugas kesehatan, Inggris sebanyak 649, Brasil sejumlah 634, Rusia ada 631, dan India 573 kasus.

Bahkan, angka-angka tersebut cenderung masih menjadi "perkiraan yang terlalu rendah", karena kemungkinan masih ada kematian yang tidak secara resmi terdaftar di banyak negara, kata Amnesty.

"Ada laporan bahwa pembersih rumah sakit di Meksiko sangat rentan terhadap infeksi," kata Amnesty.

Pemerintah Meksiko telah mengakui bahwa sistem kesehatan sudah 'menderita' karena kurang diperhatikan selama beberapa puluh tahun, tapi mengatakan mereka sedang berupaya meningkatkan standar.

baca juga

Di negara-negara termasuk India, Brazil dan Afrika Selatan, petugas kesehatan mengeluh tentang kekurangan alat pelindung diri.

"Sepanjang pandemi, pemerintah telah memuji petugas kesehatan sebagai pahlawan, tetapi lingkaran ini hampa ketika begitu banyak pekerja meninggal karena kurangnya perlindungan dasar," kata Cockburn.

Hingga kini, total kematian di seluruh dunia akibat virus corona sudah mencapai 879,062.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Kesehatan dan Aktivis Hong Kong Tolak Tes Covid-19 oleh China

Petugas Kesehatan dan Aktivis Hong Kong Tolak Tes Covid-19 oleh China

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:21 WIB

Dua Gadis Cantik Beri Semangat Petugas Kesehatan, Warganet Jadi Terharu

Dua Gadis Cantik Beri Semangat Petugas Kesehatan, Warganet Jadi Terharu

Jogja | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:10 WIB

Diduga Kesakitan, Wanita Ini Remas Kemaluan Petugas Kesehatan Saat Tes Swab

Diduga Kesakitan, Wanita Ini Remas Kemaluan Petugas Kesehatan Saat Tes Swab

Video | Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:11 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×