Pensiun Dini Disebut Bikin Harapan Hidup Lebih Panjang, Setuju atau Tidak?

Risna Halidi

Senin, 07 September 2020 | 12:56 WIB
Pensiun Dini Disebut Bikin Harapan Hidup Lebih Panjang, Setuju atau Tidak?

Suara.com - Pada 2017 lalu, ilmuwan dari University of Amsterdam merilis sebuah hasil penelitian yang mengatakan bahwa pensiun dini memiliki korelasi positif terhadap kualitas hidup seseorang.

Hal tersebut terungkap dalam jurnal Healty and Economi. Dikatakan, sekitar 42 persen pegawai laki-laki yang tinggal di Belanda berusia di atas 54 tahun memutuskan untuk pensiun dini. Dengan kata lain, kemungkinan mereka meninggal dunia dalam waktu lima tahun ke depan akan lebih kecil dibanding dengan mereka yang masih bekerja.

Para peneliti kemudian menjelaskan dua alasan utama mengapa pensiun dini memiliki korelasi positif dengan kemungkinan lebih panjang usia.

Pertama, pensiun dapat membebaskan seseorang. Hal tersebut memungkinkan mereka yang memilih pensiun dini untuk memiliki lebih banyak waktu berinvestasi dalam kesehatan dan menjaga gaya hidup sehat.

Kedua, pekerjaan bisa membuat stres, berisiko menyebabkan hipertensi dan berbagai kondisi masalah kesehatan fatal lainnya. Pada penelitian ini, pensiun dini dipercaya bisa menurunkan risiko seseorang meninggal dunia akibat stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya.

"Sebuah analisis di Amerika Serikat menemukan sekitar tujuh tahun masa pensiun sama baiknya untuk kesehatan seperti mengurangi kemungkinan terkena penyakit serius seperti diabetes atau kondisi jantung hingga 20 persen. Efek kesehatan yang positif dari pensiun juga telah ditemukan oleh penelitian yang menggunakan data dari Israel, Inggris, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya," tulis tim peneliti dalam jurnal.

Kendati demikian, penelitian seperti ini mendapat tentangan dari seorang dokter asal Jepang berusia 105 tahun. Menurutnya untuk bisa berumur panjang, seseorang jangan pensiun dini.

Pekerjaan, kata seorang dokter Jepang tersebut, dapat membuat seseorang tetap waras. Berada dalam lingkungan kerja dapat menjaga pikiran dan dalam beberapa kasus, tubuh akan lebih aktif.

Pekerjaan juga dianggap dapat memberi tujuan hidup, yang menurut penelitian telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat termasuk memiliki jantung yang lebih sehat dan risiko demensia yang lebih rendah.

baca juga

"Kami telah menemukan bahwa kerja merangsang perkembangan kognitif sejauh pekerjaan itu menarik dan juga menantang. Jauh lebih penting untuk melakukan hal-hal yang menantang pikiran, seperti belajar bahasa baru atau mempelajari teknologi baru," kata wakil direktur Sloan Center on Aging and Work di Boston College, Jacquelyn James.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Tidur Siang 1,5 Jam Bisa Tingkatkan Usia Harapan Hidup

Studi: Tidur Siang 1,5 Jam Bisa Tingkatkan Usia Harapan Hidup

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:53 WIB

Ahli Sebut Sering Jalan Kaki Bisa Tingkatkan Harapan Hidup

Ahli Sebut Sering Jalan Kaki Bisa Tingkatkan Harapan Hidup

Health | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 06:15 WIB

Ilmuwan Identifikasi Risiko Terbesar Kesehatan Manusia Bukanlah Virus

Ilmuwan Identifikasi Risiko Terbesar Kesehatan Manusia Bukanlah Virus

Tekno | Kamis, 30 Juli 2020 | 07:30 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×