Update Covid-19 Global: China Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Skala Besar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 15 September 2020 | 09:56 WIB
Update Covid-19 Global: China Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Skala Besar
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah penelitian vaksin Covid-19 hampir selesai, memberi harapan pada warga dunia untuk terbebas dari pandemi ini. Update Covid-19 global hari ini, Selasa (15/9/2020), mengutip data dari situs worldometers.info, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 239.358 orang di dunia dalam satu hari pada Senin (14/9). Total seluruh kasus Covid-19 mencapai 29.432.377 yang tersebar di 215 negara berdasarkan update pukul 08.35 WIB.

Vaksin diharapkan bisa menjadi jalan keluar dalam menekan pandemi Covid-19. Meski begitu, sebagai tempat pertama virus corona muncul, China tidak berencana lakukan vaksinasi besar-besaran.

Menurut pejabat kesehatan di China, penularan infeksi virus corona telah efektif dikendalikan pada epidemi domestik. Oleh karenanya, vaksinasi dengan skala besar tidak diperlukan.

"Ini tentang keseimbangan risiko dan manfaat. Sejak gelombang pertama epidemi baru di Wuhan, China telah beberapa kali selamat dari dampaknya," kata Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, Gao Fu, sebagaimana dilaporkan China News Service.

Gao mengklaim, sejak kemunculan pertama kali virus corona di timur laut China, Beijing, Xinjiang, dan daerah lain, negaranya sudah memiliki langkah-langkah komprehensif yang matang dan efektif untuk menahan penyebaran.

“Fakta telah membuktikan bahwa kami memiliki beberapa senjata ajaib untuk menghadapi epidemi. Seperti identifikasi cepat individu yang terinfeksi, pelacakan kontak," katanya.

Tetapi, jika epidemi dalam skala yang sebanding dengan Wuhan kembali terjadi, maka vaksinasi skala besar harus dilakukan, lanjut Gao.

"Walaupun sekarang epidemi dalam negeri terkontrol dengan baik. Tidak perlu vaksinasi skala besar pada tahap ini," ucapnya.

Direktur CDC China itu menyarankan vaksinasi perlu dilakukan bertingkat, memprioritaskan pekerja garis depan dan orang China yang bekerja di luar negeri di daerah berisiko tinggi untuk terinfeksi. Baris kedua harus mereka yang bekerja diindustri makanan, keamanan, dan kebersihan untuk memastikan operasi dasar masyarakat.

baca juga

Sejak mengunci total wilayah Wuhan yang menjadi tempat awal kemunculan Covid-19, laju pertumbuhan kasus baru di China perlahan-lahan menurun. Saat ini China memiliki total infeksi virus 82.194 orang, berada di posisi ke-40 dunia pada peringkat jumlah kasus terbanyak. Sebanyak 80.415 orang di China telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, sedangkan 4.634 jiwa meninggal dunia. Saat ini tersisa 145 kasus aktif Covid-19 di China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, AS Klaim Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Oktober

Kabar Baik, AS Klaim Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Oktober

Tekno | Selasa, 15 September 2020 | 08:15 WIB

Bulan Depan, Pfizer Umumkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Bulan Depan, Pfizer Umumkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 15 September 2020 | 01:10 WIB

Menteri Airlangga: Ada Insentif Pariwisata Usai Uji Vaksin Covid-19 Selesai

Menteri Airlangga: Ada Insentif Pariwisata Usai Uji Vaksin Covid-19 Selesai

Bisnis | Senin, 14 September 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×