Peneliti Amerika: Peminum Kopi Punya Keunggulan untuk Melawan Kanker Usus

Yasinta Rahmawati

Minggu, 20 September 2020 | 07:40 WIB
Peneliti Amerika: Peminum Kopi Punya Keunggulan untuk Melawan Kanker Usus
Ilustrasi perempuan minum kopi. (Sumber: Shuttertsock)

Suara.com - Minum kopi telah lama dikaitkan dengan manfaat mencegah berbagai penyakit. Dalam sebuah studi baru pun menemukan beberapa cangkir kopi sehari, dikaitkan dengan kelangsungan hidup yang lebih lama dan risiko perkembangan kanker lebih rendah pada pasien dengan kanker kolorektal, kanker yang tumbuh di jaringan usus besar.

Para peneliti dari Dana-Farber Cancer Institute menemukan bahwa pada 1.171 pasien yang dirawat karena kanker kolorektal metastatik, yang melaporkan minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari cenderung hidup lebih lama secara keseluruhan. Selain itu, mereka memiliki waktu lebih lama sebelum penyakit jadi memburuk dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Bahkan ditemukan, peserta yang minum kopi dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih dari empat cangkir sehari, memiliki manfaat yang lebih besar. Manfaat ini dimiliki kopi berkafein maupun tanpa kafein.

"Diketahui bahwa beberapa senyawa dalam kopi memiliki antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat lain yang mungkin aktif melawan kanker," kata Chen Yuan, rekan penulis studi dan rekan peneliti di Dana-Farber Cancer Institute, dikutip dari USA Today.

Gejala kanker kolorektal sendiri termasuk perubahan gerakan usus, pendarahan rektal, darah pada tinja dan sakit perut.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi (shutterstock)

Namun, penulis penelitian menekankan bahwa laporan tersebut hanya dapat menemukan hubungan, bukan sebab-akibat. Para ahli pun mengatakan studi tersebut tidak memberikan bukti yang cukup untuk merekomendasikan minum kopi setiap hari untuk orang yang menderita kanker.

"Meskipun terlalu dini untuk merekomendasikan asupan tinggi kopi sebagai pengobatan potensial untuk kanker kolorektal, penelitian kami menunjukkan bahwa minum kopi tidak berbahaya dan berpotensi bermanfaat," kata Dr. Kimmie Ng, penulis senior studi dan ahli onkologi di Dana- Farber.

Studi ini menambah banyak literatur tentang kopi yang semula dipandang negatif menjadi positif. McCullough mengatakan kopi dulunya sebagian besar dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, tetapi sebagian besar telah dibantah ketika para peneliti mulai mengetahui efek merokok dan penggunaan tembakau.

Studi Harvard lainnya menemukan pada 2017 orang dengan kanker kolorektal yang minum setidaknya empat cangkir kopi sehari setelah diagnosis mereka memiliki risiko kematian dini yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kopi.

baca juga

Studi terbaru lainnya juga menemukan peminum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruam Kulit Bisa Jadi Tanda Kanker Ovarium, Begini Perbedaannya

Ruam Kulit Bisa Jadi Tanda Kanker Ovarium, Begini Perbedaannya

Health | Sabtu, 19 September 2020 | 09:15 WIB

2 Hari Lagi, 2.000 Kantong Kopi Dogiyai Siap Dijual!

2 Hari Lagi, 2.000 Kantong Kopi Dogiyai Siap Dijual!

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2020 | 14:33 WIB

Dokter: Pasien Kanker Harus Jujur Ungkap Kondisinya Selama Pengobatan

Dokter: Pasien Kanker Harus Jujur Ungkap Kondisinya Selama Pengobatan

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Bedak Marcks Ada Berapa Shade? Kenali Pilihannya Sesuai Warna Kulit

Bedak Marcks Ada Berapa Shade? Kenali Pilihannya Sesuai Warna Kulit

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:25 WIB

Apakah Sepatu Skechers Arch Fit Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya

Apakah Sepatu Skechers Arch Fit Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:23 WIB

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:20 WIB

×