Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Februari 2026 | 21:00 WIB
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
Ilustrasi Sakit Jantung (Freepik/Jcomp)
baca 10 detik
  • Smartwatch mendeteksi potensi aritmia jantung menggunakan sensor cahaya yang membaca aliran darah pergelangan tangan.
  • Dokter menyatakan deteksi gangguan irama jantung dapat dilakukan manual dengan meraba denyut nadi di pergelangan tangan.
  • Nadi yang tidak beraturan mengindikasikan aritmia, seperti atrium fibrilasi, yang meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah.

Suara.com - Beredar di media sosial cerita pasien terdeteksi kelainan jantung berawal dari notifikasi smartwatch alias jam tangan pintar.

Tapi tenang, dokter mengatakan gangguan jantung bisa dideteksi secara manual dengan meraba denyut nadi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital MT Haryono, dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS mengatakan smartwatch mampu mendeteksi kelainan listrik jantung yang berpotensi aritmia, dengan sensor cahaya saat membaca denyut nadi.

Sensor cahaya atau fotosensor ini bekerja dengan cara mendeteksi perubahan aliran darah di pembuluh darah kecil di pergelangan tangan. Dari situ, perangkat menghitung denyut nadi per menit.

"Untuk smartwatch itu ada kelebihan dan kekurangannya. Smartwatch yang biasa kita pakai itu menggunakan fotosensor. Dia menghitung denyut nadi kita, bukan denyut jantung," ujar dr. Evan saat peresmian Klinik Atrial Fibrilasi (AF Clinic) di Eka Hospital MT Haryono, Jumat (13/2/2026).

dr. Evan mengingatkan denyut nadi berbeda dengan denyut jantung, meski keduanya saling berkaitan. Denyut jantung adalah kontraksi otot jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh.

Ilustrasi sakit jantung (pixabay/pexels)
Ilustrasi sakit jantung (pixabay/pexels)

Sementara denyut nadi adalah gelombang tekanan darah yang terasa di pembuluh darah akibat pompa jantung tersebut.

"Denyut nadi itu dikabarkan dari denyutan jantung. Kalau pada saat kita pakai dan itu sedang dicek, itu bisa terdeteksi. Tapi kalau tidak sedang kita pakai, kita bisa miss (terlewat)," jelasnya.

Sehingga kata dr. Evan, teknologi seperti smartwatch bukan bukan satu-satunya cara untuk mengenali tanda awal gangguan irama jantung.

baca juga

Deteksi dini kelainan listrik jantung bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu meraba nadi secara berkala.

Lokasi untuk meraba nadi yaitu di pergelangan tangan bagian bawah, tepat di sisi ibu jari.

Gunakan dua atau tiga jari, hindari ibu jari karena memiliki denyut sendiri untuk merasakan irama denyut.

"Cara mendeteksi kalau pasien atau populasi umum tidak punya smartwatch. Caranya adalah, pertama kalau ada berdebar, raba nadi kita. Nadi kita bisa cepat atau pelan," katanya.

Secara medis, nadi cepat disebut takikardia yaitu denyut lebih dari 100 kali per menit saat istirahat. Sedangkan nadi lambat disebut bradikardia adalah kondisi nadi kurang dari 60 kali per menit saat istirahat. Namun, keduanya tidak selalu berarti penyakit.

"Tapi semua yang nadi tidak beraturan itu penyakit. Sebenarnya, nadi cepat, nadi pelan itu bisa varian normal. Tapi kalau tidak beraturan, itu penyakit," tegas dr. Evan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Sejawat Spesialis Jantung, Dokter Tirta Emosi Skakmat Netizen Soal Mitos GERD dan Lula Lahfah

Bela Sejawat Spesialis Jantung, Dokter Tirta Emosi Skakmat Netizen Soal Mitos GERD dan Lula Lahfah

Entertainment | Senin, 26 Januari 2026 | 13:14 WIB

Bantah Mitos GERD di Kasus Lula Lahfah, Dokter Spesialis Jantung Skakmat Netizen

Bantah Mitos GERD di Kasus Lula Lahfah, Dokter Spesialis Jantung Skakmat Netizen

Entertainment | Senin, 26 Januari 2026 | 11:11 WIB

Oscar Menyerah Usai Alami Masalah Jantung, Eks Chelsea Itu Putuskan Gantung Sepatu

Oscar Menyerah Usai Alami Masalah Jantung, Eks Chelsea Itu Putuskan Gantung Sepatu

Bola | Sabtu, 13 Desember 2025 | 18:47 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×