Manfaat Olahraga: Tingkatkan Kemampuan Kognitif, Memori, dan Suasana Hati

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 24 September 2020 | 07:30 WIB
Manfaat Olahraga: Tingkatkan Kemampuan Kognitif, Memori, dan Suasana Hati
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.

Suara.com - Olahraga nyatanya tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, namun otak secara keseluruhan. Sebab olahraga juga bisa bermanfaat bagi kesehatan kognitif, kemampuan memori, dan menjaga atau meningkatkan suasana hati

Melansir dari Health, berikut adalah beberapa penjelasan secara lengkap mengapa olahraga bisa bermanfaat bagi kesehatan otak, antara lain:

1. Kognitif

Sebuah laporan dari para peneliti Universitas Basel di Swiss dan Universitas Tsukuba di Jepang, telah menemukan bahwa olahraga baik sendiri maupun lawan atau kompetisi seperti tenis hingga sepak bola bisa bermanfaat bagi kemampuan kognitif. 

Laporan tersebut menganalisis 80 studi yang mencakup berbagai jenis dan aspek olahraga termasuk latihan kekuatan, latihan ketahanan, dan intensitas olahraga dengan pengaruhnya terhadap kinerja kognitif. 

Meskipun semua jenis olahraga disebut bisa meningkatkan kemampuan kognitif. Namun olahraga yang paling banyak memeberikan manfaat adalah olahraga dengan gerakan kompleks. 

Sebastian Ludyga, PhD, penulis laporan tersebut menyatakan bahwa olahraga lawan atau pertandingan sangat baik untuk kesehatan otak. Olahraga jenis ini memaksa otak untuk bereaksi dengan cepat di bawah tekanan.

2. Memori

Olahraga disebut memiliki peran besar dalam meningkatkan memori. Hal ini dinyatakan oleh Wendy Suzuki, PhD, profesor ilmu saraf dan psikologi di Pusat Ilmu Saraf Universitas New York. 

baca juga

"Saat Anda berolahraga, tubuh Anda memompa berbagai zat kimia saraf, termasuk faktor pertumbuhan yang merangsang lahirnya sel-sel otak baru di hipokampus," kata Wendy.

"Hipokampus adalah area otak yang sangat penting untuk menyimpan ingatan jangka panjang," imbuhnya. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer's Disease menemukan peningkatan 47 persen skor memori di antara kelompok yang melakukan latihan aerobik selama setahun dibandingkan mereka yang hanya melakukan latihan peregangan.

3. Suasana hati

Menurut Suzuki, hanya satu sesi olahraga bisa meningkatkan suasana hati Anda. Setiap kali berolahraga, aktivitas ini akan mendorong otak untuk melepaskan bahan kimia seperti serotonin (mengatur suasana hati, tidur, dan lapar) dan endorfin (pengangkat suasana hati alami).

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Preventive Medicine menemukan bahwa orang yang melakukan latihan kekuatan atau aktivitas aerobik seperti berjalan, berlari, dan bersepeda mengalami gejala depresi yang lebih sedikit.  

"Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan kualitas dan lamanya tidur yang penting untuk kesehatan mental dan suasana hati," kata Suzuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Orang di Atas Usia 40 Tahun Baiknya Bekerja 3 Hari Seminggu

Studi: Orang di Atas Usia 40 Tahun Baiknya Bekerja 3 Hari Seminggu

Health | Rabu, 23 September 2020 | 10:36 WIB

Waspada! Terlalu Sedikit atau Kebanyakan Tidur Berisiko pada Kesehatan Otak

Waspada! Terlalu Sedikit atau Kebanyakan Tidur Berisiko pada Kesehatan Otak

Health | Selasa, 22 September 2020 | 12:10 WIB

Studi: Bicara Dua Bahasa Bisa Tunda Penurunan Kognitif di Usia Tua

Studi: Bicara Dua Bahasa Bisa Tunda Penurunan Kognitif di Usia Tua

Health | Senin, 21 September 2020 | 20:31 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×