Ilmuwan AS: Cacat Genetik Bisa Membuat Seseorang Sakit Covid-19 Parah

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 14:24 WIB
Ilmuwan AS: Cacat Genetik Bisa Membuat Seseorang Sakit Covid-19 Parah
Perawat pasien COVID-19 di Hotel Yasmin (dok pribadi)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan sebagian besar orang yang terinfeksi virus corona dan berkembang menjadi penyakit Covid-19 parah memiliki cacat genetik atau imunologis yang menganggu kemampuan tubuh dalam melawan virus.

Dalam makalah yang terbit di jurnal Science, konsorsium internasional Covid Human Genetic Effort menggambarkan dua gangguan pada pasien Covid-19 parah yang mencegah tubuh mereka membuat molekul kekebalan 'garda depan', disebut interferon tipe I.

Para pasien kemungkinan sudah memiliki gangguan ini bertahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 terjadi, atau dalam kasus kesalahan genetik, sepanjang hidup mereka.

Interferon tipe I adalah molekul yang diproduksi oleh sistem kekebalan segera setelah mendeteksi infeksi. Ini bekerja dengan menghentikan replikasi virus.

Jika pertahanan garda depan ini efektif atau bekerja dengan benar, orang yang terinfeksi mungkin tidak akan merasa tidak enak badan.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
ilustrasi pasien Covid-19 parah [Shutterstock].

Bahkan jika tidak, interferon memberi tubuh waktu untuk meningkatkan respons kekebalan yang lebih menargetkan virus tersebut, melibatkan antibodi dan sel kekebalan lain.

Tanpa interferon, pasien Covid-19 yang sakit parah hanya mengandalkan mekanisme pertahanan kedua, yang mungkin memerlukan beberapa hari untuk mencapai kekuatan penuh, dan memberi waktu SARS-CoV-2 untuk mulai merusak jaringan tubuh.

Menurut peneliti, temuan ini dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa penderita Covid-19 akan sakit parah, sedangkan yang lain hampir tidak terpengaruh atau tanpa gejala.

Ilmuwan mengurutkan semua atau sebagian genom 659 pasien Covid-19 yang sakit parah dan 543 orang tanpa gejala atau gejala ringan dari seluruh dunia.

Mereka menemukan pasien yang sakit parah lebih mungkin membawa sejenis mutasi yang membuat mereka tidak dapat membuat interferon. Meski setiap mutasi jarang terjadi, namun ini secara kolektif ditemukan pada 3,5 persen kasus virus corona parah.

Dalam studi kedua yang melibatkan hampir 1.000 pasien Covid-19 parah, mereka menemukan setidaknya satu dari 10 pasien menargetkan antibodi ke interferon mereka sendiri, sehingga menghalangi sistem kekebalan tersebut.

Tidak ada 'auto-antibodi' yang ditemukan pada orang tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Dan ini hanya terdeteksi pada sebagian kecil dari peserta kontrol yang sehat (0,3 persen).

Ahli imunologi Jean-Laurent Casanova dari Universitas Rockefeller di New York City dan Rumah Sakit Necker untuk Anak-anak Sakit di Paris mengatakan kedua jenis kesalahan tersebut menyebabkan sekitar 15 persen kasus Covid-19 parah.

Casanova menduga genetika manusia akan menjelaskan sebagian besar kasus seperti itu. Tapi ilmuwan hanya mencari mutasi pada 13 dari 300 gen terkait interferon tipe I sejauh ini.

Masih banyak gen lain, termasuk yang tidak terkait dengan interferon, dapat memengaruhi respons kekebalan seseorang terhadap virus, lapor The Guardian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Dialami, Ternyata Genetik dan Emosional Picu Sakit Kepala Migrain!

Banyak Dialami, Ternyata Genetik dan Emosional Picu Sakit Kepala Migrain!

Health | Senin, 21 September 2020 | 18:37 WIB

Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit

Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit

News | Rabu, 16 September 2020 | 16:47 WIB

Kelainan Genetik Langka, Urine Gadis Kecil Ini Menghitam saat Terkena Udara

Kelainan Genetik Langka, Urine Gadis Kecil Ini Menghitam saat Terkena Udara

Health | Senin, 14 September 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB