Banyak Dialami, Ternyata Genetik dan Emosional Picu Sakit Kepala Migrain!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 21 September 2020 | 18:37 WIB
Banyak Dialami, Ternyata Genetik dan Emosional Picu Sakit Kepala Migrain!
Ilustrasi sakit kepala, migrain (shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala migrain memang bukan masalah serius, tapi kondisi ini bisa mengganggu aktivitas seseorang. Biasanya, sakit kepala migrain ini bisa berlangsung dari 4 sampai 72 jam.

Kondisi ini bisa menyerang kapan saja, seperti beberapa kali seminggu atau setiap beberapa bulan. Tapi, sakit kepala jenis ini bisa menurunkan kemampuan seseorang.

Penderita migrain sering kali harus menunda rencana atau aktivitas fisiknya karena tak kuat menahan sakit kepala. Kondisi ini juga bisa berdampak buruk pada kehidupan sosial, hubungan dan pekerjaan.

Tapi, penyebab pasti dari sakit kepala migrain masih sulit diketahui. Sebuah studi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dilansir dari Mirror UK, mengidentifikasi sakit kepala migrain sebagai penyebab kecacatan tertinggi keenam di dunia.

Sakit Kepala, Migrain, Pusing. (Shutterstock)
Sakit Kepala, Migrain, Pusing. (Shutterstock)

Penyebab

Meski penyebab migrai belum pasti, tapi kondisi ini diduga terkait dengan aktivitas abnormal di otak yang terkait dengan pembawa pesan kimiawi dan pembuluh darah.

Kondisi ini juga memiliki hubungan genetik yang kuat. Adapula sejumlah pemicunya termasuk perubahan hormonal yang terkait dengan siklus menstruasi, serta pil kombinasi dan HRT. Karena itulah, migrain 3 kali lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Masalah emosional, seperti stres, kecemasan dan kelelahan juga bisa memicu sakit kepala migrain. Orang juga bisa mengalaminya akibat minum alkohol, kafein, coklat, keju dan faktor lingkungan, seperti melihat layar yang berkedip-kedip, bau menyengat dan cahaya terang.

Gejala

baca juga

Umumnya, gejala khas sakit kepala migrain termasuk nyeri parah, berdenyut dan berulang di satu sisi kepala. Nyeri ini sering kali disertai dengan gangguan penglihatan, mual dan muntah, pusing dan sangat sensitif terhadap suara, cahaya dan sentuhan.

Sekitar seperempat penderita migrain mengalami titik buta akipat kilatan cahaya, kesemutan di wajah dan ekstremitas.

Sayangnya, tidak ada obat khusus untuk mengatasi sakit kepala migrain. Kebanyakan orang bisa mengatasinya dengan mengubah gaya hidup, pengobatan dan melihat tanda-tanda serangan migrain.

Adapun beberapa tips yang bisa dilakukan, seperti menjaga cairan tubuh, menghindari stres dan cukup tidur untuk mencegah sakit kepala migrain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Implan Payudara, Bertahun-tahun Wanita Ini Alami Efek Samping Parah

Gegara Implan Payudara, Bertahun-tahun Wanita Ini Alami Efek Samping Parah

Health | Kamis, 17 September 2020 | 15:01 WIB

Anak dari Keluarga Berpenghasilan Rendah Berisiko Alami Kesulitan Emosional

Anak dari Keluarga Berpenghasilan Rendah Berisiko Alami Kesulitan Emosional

Health | Kamis, 17 September 2020 | 09:50 WIB

Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit

Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit

News | Rabu, 16 September 2020 | 16:47 WIB

Terkini

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Sepotong Rendang Pelepas Rindu

Sepotong Rendang Pelepas Rindu

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar

Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Video | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

×