Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Rabu, 16 September 2020 | 16:47 WIB
Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit
Ilustrasi babi (Unsplash/Pascal Debrunner)

Suara.com - Ilmuwan China berhasil menciptakan spesies babi yang mampu kebal dari tiga penyakit menular. Hal itu dilakukan lewat rekayasa genetik.

Menyadur Asia One, Rabu (16/9/2020), spesies ini adalah satu-satunya babi di dunia yang dapat melawan virus sindrom reproduksi dan pernapasan babi, serta virus gastroenteritis yang dapat menular.

Dua virus terakhir disebut sangat menular dan mematikan di mana dapat menyebabkan kerugian besar pada produksi babi, kata Akademi Ilmu Pertanian China.

Sementara itu, babi hasil rekayasa genetika memiliki produksi daging dan kinerja reproduksi yang normal, berdasarkan studi bertahun-tahun, kata akademi itu.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi baru untuk pengembangbiakan spesies babi baru yang tahan terhadap penyakit.

Saat ini belum ada metode yang aman dan efektif untuk mencegah atau mengendalikan ketiga penyakit tersebut.

Tahun lalu saja, berbagai jenis penyakit menular hewan menyebabkan kerugian ratusan miliar dolar bagi industri babi di seluruh dunia, kata akademi tersebut.

Para peneliti menciptakan spesies babi dengan pengeditan gen yang menonaktifkan dua protein yang berfungsi sebagai tameng bagi babi untuk tidak terinfeksi ketiga virus tersebut.

Penelitian, yang dilakukan bersama oleh berbagai lembaga termasuk Universitas Pertanian Huazhong, di Wuhan, Cina dan Universitas Guelph, Kanada, dipublikasikan secara online di jurnal biologi internasional eLife pada awal September.

baca juga

Rekayasa genetik dibidang peternakan memang tengah marak terjadi di berbagai belahan dunia.

Masih menyadur Asia One, ilmuwan Amerika Serikat dan Britania Raya juga memantaafkan teknologi itu untuk menciptakan pangan hewani yang lebih berkualitas.

Menggunakan alat pengeditan gen yang disebut CRISPR-Cas9, para lmuwan AS dan Britania Raya berhasil menciptakan babi, kambing, dan sapi yang genetikanya telah diubah untuk menghasilkan sperma dengan ciri-ciri seperti tahan penyakit dan kualitas daging yang lebih tinggi.

Proses tersebut dapat membantu peternak memelihara hewan yang lebih sehat dan produktif dengan menggunakan lebih sedikit sumber daya seperti pakan, obat-obatan, dan air, kata mereka.

"Dengan teknologi ini, kita bisa mendapatkan penyebaran yang lebih baik dari sifat-sifat yang diinginkan dan meningkatkan efisiensi produksi makanan," kata Jon Oatley, seorang ahli biologi reproduksi di Washington State University di Amerika Serikat, yang ikut memimpin penelitian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Ada Peternakan Babi Ilegal di Dekat Bandara Hang Nadim

Waduh! Ada Peternakan Babi Ilegal di Dekat Bandara Hang Nadim

Batam | Rabu, 16 September 2020 | 12:00 WIB

Vaksin Virus Corona Buatan China Diklaim Siap Untuk Umum November Mendatang

Vaksin Virus Corona Buatan China Diklaim Siap Untuk Umum November Mendatang

Health | Rabu, 16 September 2020 | 07:55 WIB

China Respon Laporan Indonesia, Klaim Kapalnya Tak Masuk ZEE RI

China Respon Laporan Indonesia, Klaim Kapalnya Tak Masuk ZEE RI

Jabar | Rabu, 16 September 2020 | 08:00 WIB

Erick Thohir Ajak MUI ke China untuk Uji Kehalalan Vaksin Corona

Erick Thohir Ajak MUI ke China untuk Uji Kehalalan Vaksin Corona

Bisnis | Selasa, 15 September 2020 | 15:47 WIB

China Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya Siap Digunakan pada Bulan November

China Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya Siap Digunakan pada Bulan November

News | Selasa, 15 September 2020 | 16:56 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×