Tidak Melulu Mental, Berikut Tanda Seseorang Alami Gangguan Kecemasan!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 25 September 2020 | 18:10 WIB
Tidak Melulu Mental, Berikut Tanda Seseorang Alami Gangguan Kecemasan!
Ilustrasi gangguan kecemasan (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin mengenal dan merasakan beberapa gejala fisik kecemasan, seperti jantung berdebar atau berkeringat ketika gugup. Tapi mungkin Anda kurang paham dengan bagaimana kecemasan bermanifestasi secara fisik dalam gangguan kecemasan, yang lebih dari sekadar kecemasan sehari-hari.

Ketika membicarakan gangguan kecemasan, kita cenderung kurang fokus pada fisik dan lebih pada kekhawatiran dan ketakutan mental yang luar biasa.

Secara keseluruhan, penting untuk mengenali gejala fisik ini, sebab jika tidak tahu yang sebenarnya dihadapi, akan sulit untuk mencari pengobatan yang dibutuhkan agar kondisi menjadi lebih baik.

Dilansir dari SELF, berikut gejala fisik dari kecemasan yang perlu diwaspadai:

Ilustrasi gangguan kecemasan (Shutterstock)

1. Jantung berdegup kencang

National Institute of Mental Health (NIMH) mengatakan bahwa ini adalah gangguan kecemasan umum.

Ini terjadi ketika Anda menghadapi sesuatu yang membuat stres dan kelenjar adrenal mengeluarkan hormon seperti adrenalin (yang juga disebut sebagai epinefrin), reseptor di jantung bereaksi denan mempercepat detaknya.

Ini memungkinkan tubuh memompa lebih banyak darah ke otot-otot besar sehingga Anda secara teoritis dapat melarikan diri atau melawan ancaman tersebut.

2. Sesak napas

baca juga

Darah mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Ketika respons stres meningkatkan kecepatan tubuh mengirimkan darah ke seluruh tubuh akibat detak jantung berdetak kencang, pernapasan juga akan meningkat untuk memberi lebih banyak oksigen.

Jika Anda bernapas terlalu cepat (juga dikenal sebagai hiperventilasi), sebenarnya dapat meningkatkan banyak gejala kecemasan fisik karena keseimbangan oksigen-karbon dioksida rusak.

Ilustrasi gangguan kecemasan (Shutterstock)

3. Selalu kelelahan

Rasa lelah yang terus-menerus adalah tanda umum dari kecemasan, menurut NIMH.

Penyebabnya, adanya peningkatan hormon stres yang diaktivasi kecemasan dapat membuat Anda tetap waspada, yang bisa sangat menguras tenaga.

4. Jadwal tidur kacau

Seseorang dengan kecemasan mungkin mengalami kesulitan untuk tertidur dan/atau tetap tertidur. Mungkin juga memiliki tidur yang gelisah dan tidak memuaskan, tulis NIMH.

Kadar hormon yang tinggi seperti kortisol dan adrenalin membuat sulit tidur nyenyak, karena tubuh tidak cukup rileks untuk beristirahat.

Pikiran-pikiran yang muncul bersama kecemasan juga dapat menyulitkan penderita gangguan kecemasan tidur nyenyak.

5. Otot sakit

Menurut American Psychological Association (APA), otot akan menegang sebagai bagian dari respons stres. Bertahan dalam tubuh yang kaku selama beberapa waktu uga akan menyebabkan rasa sakit.

Mengatupkan rahang atau merasakan ketegangan otot hingga ke kepala saat gangguan kecemasan melanda juga akan menyebabkan sakit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik CDC: Perempuan Lebih Mungkin Kena Gangguan Kecemasan dan Depresi

Statistik CDC: Perempuan Lebih Mungkin Kena Gangguan Kecemasan dan Depresi

Health | Kamis, 24 September 2020 | 10:53 WIB

Jokowi: Pandemi Timbulkan Kecemasan dan Ketakutan Luar Biasa

Jokowi: Pandemi Timbulkan Kecemasan dan Ketakutan Luar Biasa

News | Jum'at, 18 September 2020 | 16:00 WIB

Studi: Merokok Tingkatkan Risiko Gangguan Kecemasan

Studi: Merokok Tingkatkan Risiko Gangguan Kecemasan

Kalbar | Kamis, 17 September 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×