Gangguan Mental pada Masa Kanak-Kanak Berdampak Buruk saat Dewasa

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Juli 2020 | 17:45 WIB
Gangguan Mental pada Masa Kanak-Kanak Berdampak Buruk saat Dewasa
Ilustrasi anak stres (Shutterstock)

Suara.com - Kesehatan mental adalah hal yang sangat penting, di samping kesehatan fisik. Secara keseluruhan kesehatan mental dan fisik juga menentukan kesejahteraan hidup seseorang.

Psikolog Anak sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IIkatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, Annelia Sari Sani, S.Psi, mengatakan pentingnya peranan kesehatan mental pada anak untuk menunjang kehidupan saat dewasa.

"Gangguan mental pada usia anak hingga remaja dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka," jelas Anne dalam webinar bertajuk #HaloTalks: Gangguan Mental pada Anak, Musuh yang Tak Terlihat, Kamis (23/7/2020).

"Termasuk menyebabkan masalah pada perilaku, gangguan emosional dan sosial, gangguan perkembangan dan belajar gangguan perilaku makan dan kesehatan, hingga gangguan relasi dengan orang tua," tambahnya.

Tidak seperti gangguan kesehatan lain, menurutnya, gangguan kesehatan mental, terutama pada anak, cenderung sulit diidentifikasi.

Anak stres
Anak stres (Shutterstock)

Itulah sebabnya, orangtua, sebagai sosok yang sangat dekat dengan anak, harus peka terhadap perubahan perilaku anak sehingga dapat memberikan penanganan sejak dini.

Sayangnya, hingga kini masih banyak stigma negatif yang ditujukan pada penderita gangguan mental di Indonesia.

Inilah yang ditemui Asaelia Aleeza selaku Co-founder Ubah Stigma, komunitas dengan misi meningkatkan kesadaran kesehatan mental untuk melawan stigma terhadap isu kesehatan mental, di kehidupan nyata saat ini.

"Stigma yang paling sering ditemui adalah rasa malu dan bingung. Mereka malu mengakui bahwa memiliki gejala-gejala gangguan mental serta tidak memahami solusi alternatif yang mereka miliki," tutur Asaelia.

baca juga

Menurutnya, dengan berkomunikasi dua arah dengan orangtua secara lebih intens dapat menangani masalah gangguan mental sejak dini.

Di sisi lain, di daerah kecil di Indonesia, kapasitas tenaga profesional dan fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan khusus kesehatan mental masih terbatas.

Oleh karenanya, kehadiran telemedicine, seperti Halodoc, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi atas keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan mental.

Pemanfaatan telemedicine juga menjadi salah satu solusi deteksi dan konsultasi gangguan mental pada anak secara lebih mudah, aman, dan terjangkau dengan privasi yang tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 21:31 WIB

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:41 WIB

Sering Marah-marah, Bisa Jadi Kesehatan Mental Anda Sedang Terganggu

Sering Marah-marah, Bisa Jadi Kesehatan Mental Anda Sedang Terganggu

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 15:52 WIB

Terkini

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

×