Meski Hanya 1 Lapis, Masker Kain Jenis Ini Efektif Cegah Virus Corona

Irwan Febri Rialdi, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 27 September 2020 | 10:36 WIB
Meski Hanya 1 Lapis, Masker Kain Jenis Ini Efektif Cegah Virus Corona
Ilustrasi masker kain buatan sendiri. [Shutterstock]

Suara.com - Sekarang ini banyak orang memakai masker buatan atau masker kain untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona Covid-19.

Kini, studi menunjukkan bahwa masker buatan sendiri bisa membantu memerangi penyebaran virus corona Covid-19 jika dikombinasikan dengan sering mencuci tangan dan menjaga jarak fisik.

Banyak dari studi ini berfokus pada transfer partikel aerosol kecil. Namun, para peneliti mengatakan bahwa berbicara, batuk, dan bersin bisa menghasilkan tetesan cairan pernapasan yang lebih besar dan membawa partikel virus corona Covid-19.

Oleh karena itu, Taher Saif sebagai insinyur mesin mengatakan pengetahuan yang sudah ada mungkin tidak cukup untuk menentukan keefektifan beberapa kain yang digunakan dalam pembuatan masker.

Saif, seorang profesor ilmu mesin dan teknik di University of Illinois, Urbana-Champaign adalah pemimpin penelitian mengenai keefektifan kain rumah tangga dalam menghalangi tetesan virus corona Covid-19, yang dipublikasikan di jurnal Extreme Mechanics Letters.

Ilustrasi virus covid 19.
Ilustrasi virus covid 19.

Saif mengatakan partikel aerosol virus corona biasanya berukuran kurang dari 5 mikrometer dan terletak di kisaran ratusan nanometer.

Namun, tetesan aerosol yang lebih besar dengan diameter sekitar 1 milimeter juga bisa keluar ketika orang bicara, batuk, dan bersin.

Tetesan aerosol yang lebih besar ini berisiko menimbulkan masalah jika membawa banyak partikel virus corona Covid-19. Oleh karena itu, tetesan aerosol itu bisa masuk melalui pori-pori beberapa kain masker atau pecah di udara menjadi partikel lebih kecil.

Namun, peneliti mengingatkan pemakaian masker masih tetap wajib, meskipun hanya masker kain. Meski begitu, seseorang perlu memastikan masker kain itu nyaman digunakan dan tidak mengganggu bernapas.

baca juga

"Masker yang terbuat dari kain dengan daya tahan rendah tidak hanya tidak nyaman, tapi juga bisa menyebabkan kebocoran karena udara yang dihembuskan dipaksa keluar di sekitar kontur wajah. Sehingga penggunaan masker ini sama saja memberikan perlindungan palsu," kata Saif dikutip dari Medical Xpress.

Tujuan penelitian Saif menunjukkan bahwa banyak bahan kain memanfaatkan pertukaran antara kemampuan bernapasan serta efisiensi penyumbatan tetesan aerosol ukuran besar dan kecil.

Tim peneliti Saif telah menguji 11 bahan kain rumah tangga menganai kemampuannya untuk memblokir tetesan aerosol dan membuat seseorang tetap bernapas nyaman.

Bahkan yang dipilih berkisar dari kain quilt, kain baru dan bekas, kain sprei hingga bahan serbet. Kemudian, para peneliti mengarakterisasi kain dalam hal konstruksi, kandungan serat, berat, jumlah benang, porositas, dan tingkat penyerapan air.

"Menguji daya tahan kain ini adalah bagian yang mudah. Kami hanya mengukur laju aliran udara melalui kain dan kemampuannya menahan tetesan aerosol," jelasnya.

Hasil analisis mereka mengungkapkan bahwa semua kain yang diuji sangat efektif memblokir partikel 100 nanometer yang dibawa oleh tetesan aerosol berkecepatan tinggi, yakni serupa ketika seseorang bicara, batuk, dan bersin. Meskipun masker kain itu hanya satu lapisan.

"Bila masker terdiri dari dua atau tiga lapisan dan bahan kain lebih permeabel, seperti kain T-shirt. Maka efisiensi pemblokiran tetesan yang serupa bisa setara dengan masker medis," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jenis Masker untuk Melindungi Diri dari Polusi dan Kuman

3 Jenis Masker untuk Melindungi Diri dari Polusi dan Kuman

Your Say | Selasa, 16 Mei 2023 | 11:10 WIB

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Lifestyle | Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 12:05 WIB

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:45 WIB

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 08:03 WIB

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:15 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan, Covid-19 Picu Diabetes Tipe 2 dan Penyakit Kardiovaskular!

Tingkatkan Kewaspadaan, Covid-19 Picu Diabetes Tipe 2 dan Penyakit Kardiovaskular!

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:15 WIB

Penyintas Sebut Infeksi Cacar Monyet 100 Kali Lebih Menyakitkan Dibandingkan Covid-19, Kok Bisa?

Penyintas Sebut Infeksi Cacar Monyet 100 Kali Lebih Menyakitkan Dibandingkan Covid-19, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×