Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:29 WIB
Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan pasien Covid-19 yang terinfeksi varian Alpha, Delta, dan Omicron menghembuskan lebih banyak viral load ke udara, daripada mereka yang terinfeksi varian lain.

Studi ini melihat berapa banyak viral load yang dihembuskan oleh pasien Covid-19 dengan berbagai macam varian.

Para peneliti sedang menyelidiki inhalasi aerosol, yang diakui sebagai cara utama penularan virus corona Covid-19 selama fase pandemi yang berbeda.

Mereka membangun fakta bahwa seleksi alam menyukai varian dengan tingkat pelepasan aerosol virus yang lebih tinggi.

Ilustrasi virus corona Covid19. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa orang yang tertular virus corona Covid-19 setelah mendapatkan vaksinasi ganda dan vaksin booster juga mengeluarkan virus ke udara.

Studi yang telah dipublikasikan di server pracetak medRxiv ini menunjukkan bahwa pelepasan virus (diukur sebagai salinan RNA) ke dalam aerosol napas yang dihembuskan secara signifikan lebih besar pada pasien yang terinfeksi varian Alpha, Delta, dan Omicron.

"Tiga varian virus corona ini sangat mudah menular secara independen mengembangkan fenotipe pelepasan aerosol virus yang tinggi, menunjukkan evolusi konvergen," kata studi tersebut dikutip dari India Today.

Peneliti tidak mengamati perbedaan yang signifikan secara statistik dalam tingkat pelepasan antara infeksi Alpha, Delta, dan Omicron.

Tim peneliti dari Institute for Applied Environmental Health, University of Maryland School of Public Health menganalisis 93 orang antara pertengahan 2020 dan awal 2022, yang terinfeksi Covid-19. Mereka semua terinfeksi varian yang berbeda, termasuk Alpha, Delta, dan Omicron.

Baca Juga: Mana yang Lebih Disukai Wanita, Durasi Hubungan Seks Singkat atau Lama?

Para peserta disuruh menghadap alat berbentuk kerucut untuk bernyanyi dan berteriak ke dalamnya serta batuk dan bersin selama 30 menit.

Mesin yang terpasang mengumpulkan partikel yang mereka hembuskan selama proses tersebut. Perangkat ini memisahkan tetesan aerosol berukuran 5 mikrometer yang dapat tertinggal di udara dan bocor melalui pakaian atau masker bedah.

Hasil analisis mengungkapkan bahwa orang yang tertular varian Alpha, Delta, dan Omicron memiliki viral load yang lebih tinggi saat menghembuskan napas dibandingkan dengan mereka yang terinfeksi varian lain.

Para peneliti di makalah tersebut mengatakan bahwa temuan tersebut memberikan bukti tambahan bahwa menghirup aerosol menular adalah cara penularan virus corona yang dominan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI