Studi Denmark: Tertib Jaga Jarak Bisa Lebih Efekif Daripada Batasi Wilayah

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 29 September 2020 | 18:31 WIB
Studi Denmark: Tertib Jaga Jarak Bisa Lebih Efekif Daripada Batasi Wilayah
Penumpang Commuterline duduk saling menjaga jarak atau Social Distancing di Stasiun Duri, Jakarta, Jumat (3/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa melakukan jaga jarak lebih membantu mengurangi penyebaran Covid-19 daripada hanya membatasi wilayah. Hal ini dinyatakan oleh peneliti dari Universitas Denmark Selatan dan Institut Sains Lanjutan Denmark.

"Kami menemukan bahwa tindakan jarak sosial lebih efektif daripada pembatasan perjalanan lintas batas dalam menunda puncak epidemi ini," kata Profesor fisika teoretis, Francesco Sannino, Universitas Denmark Selatan dan Institut Sains Lanjutan Denmark.

"Hasil tersebut menguatkan temuan kami bahwa perjalanan lintas wilayah memicu penyebaran epidemi yang kemudian berkembang di setiap wilayah secara independen," imbuhnya.

Profesor Sannino dan koleganya Giacomo Cacciapaglia dari Universitas Lyon juga mempelajari dan memprediksi dinamika penyebaran dan penahanan di berbagai wilayah di dunia.

"Kami berencana memulai pemantauan di seluruh dunia untuk membuat proyeksi global yang akan membantu pemerintah dan industri membuat rencana penahanan dan menyusun strategi dalam membuka kembali aktivitas masyarakat dan cara terbaik menerapkan kontrol perbatasan," kata Profesor Sannino.

Mengukur jaga jarak. [Instagram/@usembassyjkt]
Mengukur jaga jarak. [Instagram/@usembassyjkt]

Sebelumnya, sebuah studi baru yang diterbitkan minggu ini di PLOS Medicine oleh Alexandra Teslya dari University Medical Center Utrecht juga meyatakan bahwa selain jaga jarak, beberapa tindakan pembersihan mandiri juga perlu dilakukan.

Ia meyatakan bahwa tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak sosial secara signifikan dapat membantu mengurangi dan menunda penyebaran Covid-19.

"Kami menekankan pentingnya kesadaran penyakit dalam mengendalikan epidemi yang sedang berlangsung dan merekomendasikan bahwa, selain kebijakan tentang jarak sosial, pemerintah dan lembaga kesehatan masyarakat perlu memobilisasi orang untuk mengadopsi langkah-langkah kesehatan," catat para penulis penelitian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arema FC Sesalkan Keputusan Penundaan Lanjutan Liga 1 2020

Arema FC Sesalkan Keputusan Penundaan Lanjutan Liga 1 2020

Bola | Selasa, 29 September 2020 | 18:16 WIB

Tenggarong Mini Lockdown, Jangan Datang Jika Tak Penting

Tenggarong Mini Lockdown, Jangan Datang Jika Tak Penting

Kaltim | Selasa, 29 September 2020 | 18:13 WIB

Covid-19 Belum Usai, Kini 6 Bocah Texas Meninggal Akibat Amuba Pemakan Otak

Covid-19 Belum Usai, Kini 6 Bocah Texas Meninggal Akibat Amuba Pemakan Otak

Health | Selasa, 29 September 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB