Studi AS: Kondisi Ini Membuat Pasien Covid-19 Sulit Diselamatkan

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 30 September 2020 | 19:35 WIB
Studi AS: Kondisi Ini Membuat Pasien Covid-19 Sulit Diselamatkan
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Para pasien Covid-19 dapat mengalami komplikasi, terutama pada mereka yang memiliki penyakit penyerta. Komplikasinya bisa berupa gagal napas akut, pneumonia, cedera hati akut, cedera jantung akut, cedera ginjal akut, dan syok septik.

Namun, memang lebih mengkhawatirkan jika dampak Covid-19 pada jantung, menurut laporan The Health Site.

Sebuah studi baru menunjukkan jika seseorang terkena serangan jantung saat dalam perawatan Covid-19, kemungkinan besar dokter tidak dapat menyelamatkan pasien tersebut.

Hasil penelitian tersebut berdasarkan observasi terhadap 1.309 pasien yang dirawat di rumah sakit Michigan, AS. Dari pasien tersebut, sebanyak 60 pasien menderita serangan jantung dan 54 di antaranya meninggal, tulis studi yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine pada Senin (28/9/2020) kemarin.

Artinya, setidaknya 90 persen pasien virus corona yang mengalami serangan jantung meninggal.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien Covid-19 parah [Shutterstock].

Berdasarkan catatan peneliti, 79 persen pasien mendapat bantuan bentilasi mekanis, 33 persen dalam proses terapi penggantian ginjal, dan 47 persen memakai vasopressor.

Temuan menunjukkan bahwa peluang selamat dari tehnik resusitasi jantung paru atau CPR mungkin sangat rendah untuk sebagian besar pasien virus corona yang akhirnya mengalami serangan jantung.

J. Randall Curtis, seorang profesor pulmonologi dari University of Washington di Seattle, yang tidak terlibat dalam studi mengatakan kemungkinan hal itu terjadi karena penyakit paru-paru mereka juga sangat parah sehingga tubuh tidak mendapat cukup oksigen dan tubuh mereka 'mati'.

Bahkan, apabila mendapat CPR, jantung mereka harus terus berjuang melawan kekurangan oksigen dalam tubuh akibat paru-paru yang rusak.

baca juga

Hal ini secara drastis mengurangi peluang pasien untuk bertahan hidup, tandas Curtis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Melejit 4.284 Kasus, Pasien Covid-19 RI Kini Tembus 287.008 Orang

Hari Ini Melejit 4.284 Kasus, Pasien Covid-19 RI Kini Tembus 287.008 Orang

News | Rabu, 30 September 2020 | 15:13 WIB

Fakta Pasien Covid-19 di Bantul yang Meninggal Tanpa Ada Komorbid

Fakta Pasien Covid-19 di Bantul yang Meninggal Tanpa Ada Komorbid

Jogja | Rabu, 30 September 2020 | 13:26 WIB

Update Rabu (30/9): Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 4.320 Orang

Update Rabu (30/9): Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 4.320 Orang

News | Rabu, 30 September 2020 | 13:03 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×