Canggih, Ini Kehebatan Tubuh Manusia yang Bikin Kanker Ogah Mampir

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 19:10 WIB
Canggih, Ini Kehebatan Tubuh Manusia yang Bikin Kanker Ogah Mampir
Human Papiloma Virus (HPV), virus penyebab kanker serviks. (shutterstock)

Suara.com - Tumor dan kanker adalah sel tidak normal yang tumbuh, berkuasa dan menginfeksi sel normal lainnya berkembang dan membesar.

Kehadirannya sel tidak normal ini banyak sebabnya, dari mulai obat-obatan, radiasi, radikal bebas, bahan kimia, hingga sinar ultraviolet.

Tapi tahu nggak sih? ternyata tubuh memiliki kemampuan luar biasa untuk memperbaiki sel normal ini, atau singkatnya tubuh memiliki montir yang mencegah kerusakan DNA sel penyebab kanker.

"Kita dalam waktu sehari konon mengalami gangguan DNA ratusan juta kali dalam sehari, dan sebagian berpotensi menjadi kanker," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam sub spesialis Hematologi-Onkologi Medik, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FACP dalam seminar Kalbe bersama YKI, Sabtu (3/10/2020).

Ilustrasi simbol penderita kanker. (Shutterstock)
Ilustrasi simbol penderita kanker. (Shutterstock)

Gangguan DNA ini membuat kelainan atau kerusakan yang menjadikan seseorang memiliki sel tidak normal. Hebatnya tubuh bisa mengenali gangguan ini dan mengirim montir untuk memperbaiki.

"Mengapa kita tidak terkena kanker? Karena badan kita mengenali kelainan ada gangguan, kemudian memperbaiki dengan berbagai mekanisme, kasarnya ada banyak montir datang lalu memperbaiki," terang Prof. Aru.

Namun sayangnya para montir ini bisa mengalami kerusakan, meski masih bisa diperbaiki atau diperkuat dengan obat hormon, anti peradangan dan sebagainya.

Sel protein P53 atau sel tidak normal diperbaiki oleh para montir dengan cara meminta sel untuk me-restart diri atau me-reboot, mereka membelah diri dan membentuk sel baru yang normal.

Tapi jika P53 yang rusak tidak mampu me-restart diri, maka para montir akan meminta P53 sel yang tidak normal untuk membunuh diri sendiri, atau disebut proses apoptosis sehingga tidak sel ini tidak berkembang dan mati.

baca juga

Tapi jika montir kalah dan tidak bisa mengatur P53 berkembang menjadi sel tidak normal, maka memicu mereka untuk berkembang menginfeksi sel lain, bahkan hingga menyebar ke jaringan sel di organ lain.

"Sel abnormal tadi terus terjadi, sel dapat menjadi kanker, proses yang amat sederhana namun amat kompleks. Bahan di sekitar kita bisa menyebabkan kanker, tapi badan kita setiap kali menang, kadang kalah," tutup Prof. Aru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Peduli Kanker Payudara, Kurangi Risikonya dengan Yogurt yuk!

Bulan Peduli Kanker Payudara, Kurangi Risikonya dengan Yogurt yuk!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:27 WIB

Hampir Mirip PMS, Kenali Lima Gejala Awal Kanker Ovarium

Hampir Mirip PMS, Kenali Lima Gejala Awal Kanker Ovarium

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:46 WIB

Terkini

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus

Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×