Buat Anak Nyaman Selama di Rumah, Kak Seto Minta Ortu Jangan Sok Jadi Bos

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:05 WIB
Buat Anak Nyaman Selama di Rumah, Kak Seto Minta Ortu Jangan Sok Jadi Bos
Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]

Suara.com - Menyikapi kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, orangtua diminta untuk mengubah pola asuh terhadap anak-anak mereka.

Psikolog anak Seto Mulyadi -- yang akrab disapa Kak Seto menyampaikan, sebaiknya orangtua berusaha memposisikan diri sebagai sahabat yang baik bagi anak.

"Karena situasi berubah, orangtua juga harus berani berubah. Lebih tenang, sabar, lebih gembira, kreatif, lebih penuh rasa syukur. Dengan begitu kita memposisikan jadi sahabat anak-anak, teman anak-anak," katanya dalam webinar BNPB, Minggu (4/10/2020).

Kata Kak Seto, anak-anak biasanya merasakan gembira saat bertemu dengan teman-remannya di sekolah.

Ketua LPA Indonesia Seto Mulyadi (Tangkapan layar/ webinar Satgas Covid-19)
Ketua LPA Indonesia Seto Mulyadi (Tangkapan layar/ webinar Satgas Covid-19)

Namun saat harus belajar dari rumah dan tidak pergi ke luar. Oleh sebab itu, Kak Seto mengingatkan, orangtua harus mampu membuat anak nyaman tetap berada di rumah.

"Kalau orangtua terus posisikan jadi bos, jadi komandan yang main perintah saja lama-lama anak gak betah di rumah. Jadi bersahabat, berteman, berdiskusilah jadi anak nyaman sekali berada di rumah," tuturnya.

Pola asuh yang selama ini ada pemaksaan, lanjut Kak Seto, harus diubah karena terpenting sebenarnya membuat anak gembira selama di rumah.

Pendiri Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu menyarankan agar orangtua bisa lebih demokratis sehingga juga bisa memberikan pemahaman mengenai bahaya wabah Covid-19.

"Diubah harus lebih demokratis, tidak ada pemaksaan. Mungkin ide masing-masing, tapi melewati semacam diskusi keluarga, bicara dari hati ke hati maka kreativitas akan terus berkembang. Nanti dikaitkan dengan menyadari bahaya covid. Menjelaskannya tergantung dengan usia anak," ujar Kak Seto.

baca juga

Ia mencontohkan, memberikan pemahaman mengenai virus corona kepada anak balita bisa dengan menggunakan dongeng, lagu, atau pun gambar.

Sedangkan untuk remaja melalui diskusi dan meluruskan pemahaman anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kak Seto Minta Orangtua Tak Saklek Tuntut Prestasi Akademik Pada Anak

Kak Seto Minta Orangtua Tak Saklek Tuntut Prestasi Akademik Pada Anak

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 15:41 WIB

Minim Lahan Bermain, Sejumlah Anak di Bogor Main Perosotan di JPO

Minim Lahan Bermain, Sejumlah Anak di Bogor Main Perosotan di JPO

Foto | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 17:41 WIB

Viral Orang Tua Ngamuk Karena Biaya Wisuda Online Anak Terlalu Mahal

Viral Orang Tua Ngamuk Karena Biaya Wisuda Online Anak Terlalu Mahal

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:24 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB