Begini Cara Memahami Label Gizi untuk Memilih Makanan Sehat

Vania Rossa

Senin, 05 Oktober 2020 | 07:18 WIB
Begini Cara Memahami Label Gizi untuk Memilih Makanan Sehat
Ilustrasi label gizi. (Shutterstock)

Suara.com - Banyaknya pilihan produk pangan yang beredar di pasaran, sering membuat kita bingung untuk menentukan pilihan makanan sehat mana yang harus dibeli. Untuk itu, memahami label gizi pada kemasan merupakan salah satu solusi untuk membantu agar kita lebih cerdas dalam memilih produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Tak hanya itu, memahami label gizi juga akan memberi kita informasi mengenai seberapa besar sumbangan zat gizi tertentu yang berasal dari produk pangan yang dikonsumsi. Demikian dikatakan Dr. Rimbawan dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, dalam webinar Nestle bertajuk Cara Cerdas Memilih Produk Pangan dengan Logo “Pilihan Lebih Sehat” beberapa waktu lalu.

Lalu, bagaimana cara memahami label gizi pada produk pangan untuk memastikan asupan makanan dan minuman sesuai dengan kebutuhan tubuh? Simak aparan dari Dr. Rimbawan berikut.

1. Lihat daftar bahan
Label gizi tersebut memberi gambaran umum mengenai komposisi bahan penyusun produk pangan olahan. Bahan-bahan disusun dari jumlah maksimum hingga jumlah paling sedikit. "Komposisi yang ditulis paling depan, itulah yang jumlahnya paling banyak," kata Rimbawan.

Misalnya, sebuah produk mencantumkan bahan penyusun sebagai "gula, air, dan konsentrat buah". Itu artinya, sebagian besar produk terbuat dari gula dan bahan yang paling sedikit adalah konsentrat buah.

2. Perhatikan bahan yang berisiko terhadap kesehatan
Di antaranya termasuk gula, garam, dan lemak. Kandungan yang tinggi pada ketiga bahan trsebut kerap dikaitkan dengan beragam masalah kesehatan, seperti obesitas, masalah jantung koroner, stroke, hingga diabetes. Prinsipnya, lebih sedikit jumlahnya, maka lebih baik.

3. Perhatikan kandungan nilai gizi
Informasi nilai gizi pada kemasan dapat diberikan dalam satuan per saji, per 100 gram, atau per 100 ml, serta disajikan pula persen terhadap Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan. Anda bisa membandingkan kandungan zat gizi dari berbagai merek pangan tertentu.

Rimbawan mengatakan untuk memerhatikan juga kandungan vitamin, mineral, serat, dan protein yang masih harus ditingkatkan konsumsinya bagi sebagian masyarakat Indonesia. Jika ada logo "Pilihan Lebih Sehat", maka produk itu punya kadar zat gizi tertentu yang lebih baik untuk kesehatan dibandingkan produk sejenis.

4. Dapatkan nilai lebih
Periksalah harga per sajian produk pangan dan cek berapa banyak porsi yang bisa didapat dari kemasan yang ada. Dua hal bisa Anda perhatikan, yakni berat bersih yang merupakan jumlah produk di dalam kemasan, juga jumlah porsi dalam kemasan yang bisa membantu Anda memutuskan apakah produk itu sebanding dengan harganya.

baca juga

5. Perhatikan densitas energi
Kepadatan energi mengacu pada rasio kalori terhadap berat makanan. Lebih sedikit kalori per takaran saji pada umumnya lebih baik untuk mengatur berat badan. Pangan dengan densitas energi lebih rendah akan membantu konsumen merasa kenyang karena ukuran porsi relatif lebih besar, tapi jumlah kalori relatif rendah.

6. Pahami klaim pangan
Pahamilah bahwa produk yang diklaim nol kalori sebetulnya bisa mengandung hingga empat kalori per porsi. Sedangkan produk bebas lemak bisa mengandung hingga 0,5 gram lemak per porsi. Sedangkan produk rendah lemak bisa memiliki tiga gram untuk produk padat dan 1,5 gram lemak untuk produk cair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pisang di Afrika untuk Makanan Pokok, Ini Deretan Manfaat untuk Kesehatan

Pisang di Afrika untuk Makanan Pokok, Ini Deretan Manfaat untuk Kesehatan

Riau | Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:57 WIB

Nutrisi Makanan Sehat Untuk Anak, Terdiri dari Apa Saja?

Nutrisi Makanan Sehat Untuk Anak, Terdiri dari Apa Saja?

Health | Selasa, 22 September 2020 | 14:59 WIB

7 Informasi Penting yang Harus Anda Perhatikan pada Label Makanan

7 Informasi Penting yang Harus Anda Perhatikan pada Label Makanan

Banten | Kamis, 25 Juni 2020 | 18:44 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×