Dampak Psikis Anak Setelah Dimarahi Orangtua, Ini Kata Psikolog

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:35 WIB
Dampak Psikis Anak Setelah Dimarahi Orangtua, Ini Kata Psikolog
Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]

Suara.com - Rasanya, setiap orangtua pasti pernah memarahi anaknya. Tapi, tentu masing-masing orangtua punya kadar dan cara yang berbeda ketika marah pada anaknya. Nah, yang tak disadari, ada dampak psikis yang terjadi pada anak setelah dimarahi orangtua.

Psikolog daro RSIA Bina Medika Bintaro, Tanti Diniyanti, S. Psi, menyebut bahwa umumnya para ibu akan merasakan penyesalan dan rasa bersalah begitu memarahi anak. Terlebih jika anak menangis. Anak menangis adalah tanda anak merasa tidak nyaman secara psikologis dan juga merasa takut.

Tanti mengatakan bahwa sepatutnya memarahi anak sebaiknya dihindari, karena anak yang menjadi korban akan mengalami trauma berkepanjangan hingga dewasa nanti.

“Ibaratnya membuat luka hati anak, kemudian itu menjadi pola semakin mendalam dan itu bisa menjadi potensi yang berbahaya di masa yang akan datang,” ujar Tanti ketika memberi keterangan melalui Instagram live Orami Parenting beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, anak itu punya bagian memori mendalam sejak berusia 2 tahunan. Dan pada anak usia 3 tahun, ada tema tertentu yang diulang, karena itu anak akan selalu mengingatnya hingga dewasa nanti.

Dampak panjangnya, anak akan selalu meniru perilaku orangtua. Dan, semakin sering orangtua memarahi, besar kemungkinan anak akan mengikuti perilaku yang dilakukan oleh orangtua terhadapnya.

Lebih lanjut, kata Tanti, kebiasaan memarahi anak akan memperburuk hubungan keluarga, karena anak yang dimarahi akan timbul rasa kesal, bahkan seringkali memberontak terhadap orangtua. Anak juga akan mudah menangis, karena ia merasa kurang mendapatkan rasa aman dan nyaman yang seharusnya ia dapat dalam keluarga. Hal ini bisam embuat anak tidak akan mudah percaya dengan orangtua lagi.

“Nah, ini terburuknya mengalami depresi. Karena apa yang dilakukan orangtua akan mempengaruhi psikisnya. Anak akan memiliki sifat menjadi pendiam, pemurung, dan kurang ekspresif. Bahkan, beberapa kasus menunjukan anak akan mengalami gangguan tidur dan makan,” jelasnya.

Dia pun menyarankan, untuk orangtua sebaiknya hindari emosi, lakukan leveling atau menyamakan suara dengan anak, dan menyatukan hati, pikiran, dan orangtua perlu mengajukan pertanyaan yang tidak mengintervensi.

baca juga

“Mengajari anak mengeluarkan pendapatnya itu lebih baik, daripada kita terbawa emosi. Dan selalu lakukan diskusi bersama dan diakhiri selalu dengan memberikan pelukan untuk anak,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Awas Toxic Relationship Orangtua dan Anak

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Awas Toxic Relationship Orangtua dan Anak

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Anak Bereksplorasi, Orangtua Wajib Menemani

Anak Bereksplorasi, Orangtua Wajib Menemani

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:47 WIB

Kata Kak Seto, Orangtua Jangan Paksa Anak Usia TK Pandai Calistung

Kata Kak Seto, Orangtua Jangan Paksa Anak Usia TK Pandai Calistung

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 07:25 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×