Update Covid-19 Global: WHO Sebut Jangka Panjang Pandemi Belum Diketahui

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:31 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Sebut Jangka Panjang Pandemi Belum Diketahui
Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)

Suara.com - Memasuki bulan kesepuluh sejak munculnya virus corona akhir 2019 lalu, jumlah infeksi telah mencapai lebih dari 38 juta di dunia. Update Covid-19 seperti dilaporkan situs worldometers, kasus bertambah 271.991 dalam satu hari kemarin. Sedangkan korban meninggal bertambah 3.695, sehingga totalnya menjadi 1.085.090 jiwa di seluruh dunia. Selain itu, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak lebih dari 28,5 juta orang.

Jumlah infeksi dan angka kematian paling banyak masih terjadi di Amerika Serikat. Negeri Paman Sam itu membukukan 8.037.193 kasus, 220.010 jiwa kematian, dan angka kesembuhan mencapai 5.174.973 orang. Disusul India dengan 7.173.345 kasus infeksi virus corona, 109.894 jiwa di antaranya meninggal dunia, dan 6.224.621 orang telah sembuh.

Bagaimana Indonesia? Secara peringkat di dunia, posisi Indonesia naik ke 21 negara terbanyak kasus Covid-19 dengan total infeksi 336.716 orang. Angka kematian mengapai 11.935 jiwa dan kesembuhan 258.519 orang. Di antara negara Asia, jumlah kasus Indonesia terbanyak ke-8. Tetapi untuk angka kematian, Indonesia terbanyak ke-3 setelah India dan Iran.

Kekebalan kelompok disebut banyak ahli sebagai kunci melawan wabah virus corona. Namun pendapat itu tidak disetujui Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus.

Kekebalan kelompok terjadi ketika sebagian besar komunitas menjadi kebal terhadap penyakit melalui vaksinasi atau melalui penyebaran penyakit secara massal. Beberapa ahli berpendapat bahwa virus corona harus dibiarkan menyebar secara alami tanpa adanya vaksin.

Tetapi Tedros mengatakan pendekatan seperti itu bermasalah secara ilmiah. Berbicara pada konferensi pers pada Senin (12/10), Dr. Tedros berpendapat bahwa dampak jangka panjang dari virus corona serta kekuatan dan durasi respons kekebalan tetap tidak diketahui.

"Kekebalan kawanan dicapai dengan melindungi orang dari virus, bukan dengan membuat mereka terpapar virus," tegasnya dikutip dari BBC.

"Dalam sejarah kesehatan masyarakat, kekebalan kelompok tidak pernah digunakan sebagai strategi untuk menanggapi wabah, apalagi pandemi," tambah Tedros.

Ia mengatakan bahwa tes seroprevalensi, di mana darah diuji untuk antibodi, menunjukkan bahwa hanya 10 persen orang yang terpapar virus corona di sebagian besar negara.

baca juga

"Membiarkan Covid-19 beredar tanpa pemeriksaan berarti membiarkan infeksi, penderitaan, dan kematian yang tidak perlu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Corona Capai 19,97 Persen, Jokowi: Kita Lebih Baik dari Kasus Dunia

Angka Corona Capai 19,97 Persen, Jokowi: Kita Lebih Baik dari Kasus Dunia

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 10:32 WIB

Update Covid-19 Global: Negara Ini Disebut Telah Berhasil Atasi Covid-19

Update Covid-19 Global: Negara Ini Disebut Telah Berhasil Atasi Covid-19

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 09:44 WIB

Update Covid-19 Dunia: Tembus 7 Juta, Kasus di India Makin Dekati Amerika

Update Covid-19 Dunia: Tembus 7 Juta, Kasus di India Makin Dekati Amerika

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

×