Periksa Tekanan Darah di Rumah Lebih Akurat Dibanding di RS, Kenapa Begitu?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:08 WIB
Periksa Tekanan Darah di Rumah Lebih Akurat Dibanding di RS, Kenapa Begitu?

Suara.com - Rutin memeriksa tekanan darah merupakan salah satu tahap medical check up dasar yang dipercaya berguna mencegah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Dengan begitu, tekanan darah yang terkontrol merupakan salah satu upaya untuk menurunkan risiko terkena sakit jantung serta stroke.

Di sisi lain, Dokter Hipertensi sekaligus Anggota Dewan InaSH, dr. Yuda Turana, Sp.S(K) mengatakan pemeriksaan tekanan darah di rumah dianggap lebih akurat dibanding saat dilakukan di rumah sakit.

"Saya sering sampaikan ke pasien. Kenapa kita perlu melakukan tekanan darah di rumah? karena serangan stroke dan jantung sebenarnya terjadi di rumah. Jadi artinya tekanan darah di rumah lebih akurat dibandingkan dengan yang di rumah sakit," ujar dr. Yuda dalam acara peluncuran dua pengukur tekanan darah OMRON, Rabu (14/10/2020).

Meski dilakukan di rumah, hasil permeriksaan tekanan darah tidak berarti asal-asalan. Kuncinya, periksa tekanan darah harus dilakukan secara benar dan berulang-ulang.

Semakin sering pemeriksaan dilakukan pada kondisi yang sama, misalnya selalu di pagi hari, maka angka yang dihasilkan semakin akurat.

"Pemeriksaan sering kali sebatas tekanan darah, oh iya normal. Apakah cukup satu angka mewakili hipertensi atau tidak? Ternyata dalam studi-studi terakhir membuktikan, untuk satu kali pengukuran jelas tidak (mewakili hipertensi)," terang dr. Yuda.

Tidak hanya sekadar mengontrol tekanan darah, pemeriksaan di rumah dengan alat pengukur tekanan darah juga bisa meningkatkan kepatuhan penderita hipertensi, termasuk patuh mengonsumsi obat.

"Saat bicara kepatuhan, pengukuran tekanan darah di rumah itu meningkatkan kepatuhan pasien, bukan hanya meningkatkan pengontrolan tekanan darah tetapi juga meningkatkan kepatuhan minum obat," jelas dr. Yuda.

baca juga

Bagi orang dengan hipertensi, disarankan memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah. Beberapa kelompok spesifik yang harus menjalani pemeriksaan tekanan darah adalah perempuan hamil, penderita diabetes, orang dengan gangguan ginjal, hingga lansia.

Ini karena kriteria di atas cenderung memiliki tekanan darah yang tidak stabil atau variabilitas tinggi alias sering berubah-ubah.

"Lansia variabilitas nya sangat besar, di klinik bisa 180, di rumah bisa 110, di malam hari bisa jadi 200. Perempuan hamil yang tadinya normal, saat hamil bisa hipertensi atau bervariasi," tutup dr. Yuda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Hipertensi, Masyarakat Diimbau Hindari Makanan yang Bikin Gemuk

Cegah Hipertensi, Masyarakat Diimbau Hindari Makanan yang Bikin Gemuk

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:03 WIB

Desi Ratnasari Kecewa dengan Pelayanan Rumah Sakit, Begini Ceritanya

Desi Ratnasari Kecewa dengan Pelayanan Rumah Sakit, Begini Ceritanya

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:36 WIB

Punya Keterbatasan Fisik, El Ibnu Minta Sarah Dee Jangan Pergi Lagi

Punya Keterbatasan Fisik, El Ibnu Minta Sarah Dee Jangan Pergi Lagi

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:05 WIB

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:02 WIB

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:01 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

×