Terpopuler: Menkes Terawan Akan Disomasi Hingga Penjelasan Peristiwa Gancet

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:51 WIB
Terpopuler: Menkes Terawan Akan Disomasi Hingga Penjelasan Peristiwa Gancet
Menteri Kesehatan Terawan. (Muchlis Jr, Biro Pers Sekretariat Presiden & Shutterstock)

Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan disomasi oleh Koalisi Advokat yang terdiri dari lebih organisasi dan kolegium. Somasi itu terkait dengan Peraturan Menteri Kesehatan 24/2020.

Sementara itu, peristiwa gancet atau dempet saat berhubunga seksual sering dikaitkan dengan hal gaib. Padahal, ada penjelasan ilmiah dari kejadian tersebut. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita populer lainnya.

1. Koalisi Advokat Bakal Somasi Menkes Terawan Terkait PMK 24/2020

Menteri Kesehatan Terawan. (Muchlis Jr, Biro Pers Sekretariat Presiden & Shutterstock)
Menteri Kesehatan Terawan. (Muchlis Jr, Biro Pers Sekretariat Presiden & Shutterstock)

Setelah sebelumnya organisasi profesi kedokteran ramai-ramai melayangkan Surat Permohonan Pencabutan PMK 24/2020, kini koalisi advokat bakal mensomasi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terkait hal itu.

Koalisi yang dipimpin Advokat Dr. Muhammad Luthfie Hakim, S.H., M.H. dkk. akan mengajukan Hak Uji Materiil terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelayanan Radiologi Klinik (“PMK 24/2020”).

Baca selengkapnya

2. Penjelasan Masuk Akal di Balik Fenomena Gancet

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Gancet atau kondisi di mana penis tidak bisa keluar dari vagina kerap dikaitkan dengan masalah mistis. Terlebih, kasus gancet yang terjadi kerap melibatkan pasangan terlarang atau melakukan tindakan seksual di lokasi yang terkenal angker.

Maka tak heran bila fenomena gancet selalu dikaitkan dengan hal-hal berbau klenik. Tapi apakah benar demikian?

baca juga

Baca selengkapnya

3. Studi: Cegah Penularan Covid-19 Pada Nakes, Ruang ICU Tak Usah Pakai AC

Ilustrasi runag ICU. (Elementes Envato)
Ilustrasi runag ICU. (Elementes Envato)

Unit perawatan intensif atau ruang ICU di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 disarankan tidak menggunakan AC untuk mengurangi risiko menginfeksi dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Saran itu datang dari lembaga penelitian Institut Sains India di Bengaluru.

"Sirkulasi udara oleh sistem pendingin udara terpusat yang menyebabkan infeksi signifikan pada petugas medis juga menyebabkan kematian dokter dan perawat," tertulis pada hasil studi tersebut dikutip dari Channel News Asia.

Baca selengkapnya

4. Bau Badan hingga Linglung, Simak 5 Tanda Tubuh Penuh Racun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permohonan Tak Digubris, Terawan Disomasi 20 Organisasi Profesi Kedokteran

Permohonan Tak Digubris, Terawan Disomasi 20 Organisasi Profesi Kedokteran

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:32 WIB

Koalisi Advokat Bakal Somasi Menkes Terawan Terkait PMK 24/2020

Koalisi Advokat Bakal Somasi Menkes Terawan Terkait PMK 24/2020

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:28 WIB

Nikita Willy Menikah hingga Olla Ramlan Ngamuk Ajak Adu Fisik

Nikita Willy Menikah hingga Olla Ramlan Ngamuk Ajak Adu Fisik

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 21:54 WIB

Terkini

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×