3 Makanan Murah Ini Bisa Perbaiki Gizi Anak dengan Masalah Malnutrisi

Risna Halidi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:04 WIB
3 Makanan Murah Ini Bisa Perbaiki Gizi Anak dengan Masalah Malnutrisi
ilustrasi gizi buruk [shutterstock]

Suara.com - Mengonsumsi makanan seperti pisang, buncis dan kacang tanah dipercaya dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

Itulah mengapa tiga jenis makanan tersebut dianggap mampu membantu tumbuh kembang anak yang memiliki masalah kekurangan gizi.

Tim dari Universitas Washington, Amerika Serikat melakukan penelitian mengenai mikroba sehat tersebut terhadap anak-anak Bangladesh. Hasilnya, bakteri baik pada usus dapat membantu pertumbuhan tulang dan otak pada anak dengan kondisi malnutrisi.

Sebelumnya WHO mengatakan bahwa sekitar 150 juta anak balita di seluruh dunia mengalami masalah kekurangan gizi. Kondisi tersebut, pada akhirnya, dapat meningkatkan jumlah bakteri jahat pada usus anak.

Selama satu bulan, tim meneliti kondisi sekitar 68 anak-anak Bangladesh yang kekurangan gizi. Mereka berusia 12-18 bulan dan dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil.

Setelah dipantau dengan seksama, diketahui bahwa pisang, buncis dan kacang tanah memberikan efek baik dalam tubuh terutama pada pertumbuhan tulang, perkembangan otak dan fungsi kekebalan tubuh.

Kabar baiknya lagi, tiga makanan tersebut tergolong mudah ditemui dan dibadrol dengan harga terjangkau.

Prof Jeffrey Gordon dari Universitas Washington, yang memimpin penelitian di Dhaka, Bangladesh tersebut mengatakan tujuan penelitian ini adalah "untuk menargetkan mikroba agar sembuh".

"Mikroba tidak melihat pisang atau kacang - mereka hanya melihat campuran nutrisi yang bisa mereka gunakan dan bagi. Formulasi ini bekerja paling baik pada hewan dan manusia, menghasilkan perbaikan terbesar."

baca juga

Makanan lain seperti beras atau kacang lentil, dianggap kurang baik dan kadang-kadang malah merusak usus lebih parah.

Prof Gordon mengatakan belum jelas mengapa makanan seperti pisang bekerja sangat baik tetapi percobaan yang jauh lebih besar sedang dilakukan untuk melihat apakah diet tersebut memiliki efek jangka panjang pada kenaikan berat badan dan tinggi badan anak-anak.

"Ini terkait erat dengan status kesehatan dan kita perlu mencari tahu mekanisme sehingga kondisi mereka juga dapat diperbaiki di kemudian hari."

Dia menambahkan bahwa di negara lain, makanan yang berbeda mungkin memiliki efek yang serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Pisang Bisa Sembuhkan Penyakit Diare

Wow! Pisang Bisa Sembuhkan Penyakit Diare

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:55 WIB

Lemas Terserang Diare? Coba Konsumsi Pisang

Lemas Terserang Diare? Coba Konsumsi Pisang

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:15 WIB

Cara Atur Pola Makan saat Pandemi, Apa Saja?

Cara Atur Pola Makan saat Pandemi, Apa Saja?

Video | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:29 WIB

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:23 WIB

×