Studi New York: Risiko Kematian Pasien Covid-19 Mulai Menurun

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 20:21 WIB
Studi New York: Risiko Kematian Pasien Covid-19 Mulai Menurun
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Pasien virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sekarang lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal daripada pasien di awal pandemi. Hal tersebut dinyatakan oleh para peneliti Universitas New York dalam studi yang Studi ini telah diterbitkan pada Journal of Hospital Medicine.

Melansir The Sun, para ahli berasumsi bahwa menurunnya risiko kematian disebabkan karena fasilitas kesehatan dan dokter yang mulai memahami penyakit untuk mencegah kematian. Penurunan kematian bahkan terjadi pada semua kelompok usia termasuk orang dengan penyakit yang mendasari.

Meski tingkat kematian pada pasien Covid-19 menurun, namun salah satu penulis penelitian Dr. Leora Horwitz mengatakan bahwa tingkat kematian akibat penyakit lainnya tetap tinggi.

Dalam hal ini para peneliti memantau lebih dari 5.000 pasien di sekelompok rumah sakit New York dari Maret hingga Agustus. Mereka menemukan bahwa kematian di antara pasien rumah sakit turun 18 persen selama lima bulan.

Pada awal pandemi, kematian pada pasien yang parah mencapai 26 persen. Sementara akhir-akhir ini angka kematian menurun jadi hanya 8 persen.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Selain pengetahuan pada penyakit yang mulai berkembang, perawatan yang mendukung juga menurunkan risiko kematian. Selain itu, kebanyakan orang sekarang sudah terbiasa memakai masker dan menerapkan kebersihan tangan. 

Para ahli mengatakan bahwa perilaku tersebut mungkin membantu penurunan risiko kematian. "Saya pikir ini adalah kabar baik, tetapi tidak menjadikan virus corona sebagai penyakit jinak," kata Dr. Horwitz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Melonjak, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 259 orang

Terus Melonjak, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 259 orang

Kaltim | Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:48 WIB

Ada Staf yang Positif Covid-19, Puskesmas Sepinggan Balikpapan Tutup

Ada Staf yang Positif Covid-19, Puskesmas Sepinggan Balikpapan Tutup

Kaltim | Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:45 WIB

Guru Besar UI: Vaksin Itu Bisnis Besar Pengusaha Taipan!

Guru Besar UI: Vaksin Itu Bisnis Besar Pengusaha Taipan!

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:17 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB