Sejarah Hari Polio Sedunia, Perang Global Melawan Poliovirus

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:41 WIB
Sejarah Hari Polio Sedunia, Perang Global Melawan Poliovirus
Hari Polio Sedunia. (WHO)

Suara.com - Polio adalah penyakit yang sangat menular dan berbahaya, yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, 1 dari 200 orang yang terinfeksi menghadapi risiko kelumpuhan permanen. Oleh karena itu, pemberantasan polio dinilai penting dalam skala global. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membuat Hari Polio Sedunia diperingati pada 24 Oktober setiap tahunnya.

Ini merupakan peristiwa penting yang dirayakan untuk meningkatkan kesadaran akan vaksinasi polio dan pemberantasan polio. Tapi, bagaimana sejarah di balik penetapan Hari Polio Sedunia ini? Faktanya, bisa Anda simak di bawah ini, seperti dilansir dari laman Parenting First Cry.

1. Sejarah Hari Polio Sedunia
Hari Polio Sedunia didirikan oleh Rotary International untuk memperingati kelahiran Jonas Salk, peneliti medis yang memimpin tim pertama untuk mengembangkan vaksin polio. Hari Polio Sedunia telah dirayakan selama lebih dari satu dekade sekarang.

Sang peneliti mengembangkan vaksin poliovirus yang tidak aktif yang mulai digunakan pada tahun 1955. Setelah itu barulah Albert Sabin mengembangkan vaksin polio oral yang mulai digunakan pada tahun 1961.

2. Kasus Polio di Seluruh Dunia
Pembentukan Global Polio Eradication Initiative (GPEI) terjadi pada tahun 1988, diluncurkan oleh Rotary International dan WHO, ketika terdapat hampir 3,5 juta kasus polio di seluruh dunia.

Sampai saat ini, beberapa kawasan seperti Amerika, Eropa, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat telah dinyatakan bebas polio. Namun, negara-negara seperti Pakistan dan Afghanistan masih memiliki kejadian langka penyakit ini.

Oleh karena itu, Hari Polio Sedunia adalah saat yang tepat untuk menyebarkan kesadaran tentang bahaya penyakit ini, dan kebutuhan besar untuk memvaksinasi bayi sesuai jadwal, untuk benar-benar memberantas virus.

3. Mengapa Hari Polio Sedunia Dirayakan?
Pada hari ini, organisasi di seluruh dunia, seperti Rotary International, WHO, dan sebagainya, merayakan individu dan organisasi yang terlibat dalam perang global melawan polio dan upaya mereka untuk sepenuhnya memberantas virus.

Perayaan ini juga berupaya menyebarkan kesadaran kepada semua orang, tentang pentingnya penanggulangan virus dan potensi wabah apa pun, serta melakukan upaya penggalangan dana untuk mencapai tujuan ini.

baca juga

4. Bagaimana Hari Polio Sedunia Dirayakan di Seluruh Dunia?
Pada hari ini, di seluruh dunia, organisasi global seperti Rotary International dan organisasi serupa lainnya mengadakan beberapa acara dan penggalangan dana, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang polio. Berbagai jenis acara bisa diadakan dengan bermacam-macam cara, mulai dari reli dan jalan-jalan hingga mengorganisir kompetisi di sekolah dan klub. Ini juga menunjukkan bahwa dalam perjuangan global untuk memberantas polio, tidak ada anggota yang terlalu kecil untuk berkontribusi!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Polio Sedunia, Dua Negara Ini Belum Bebas Polio

Hari Polio Sedunia, Dua Negara Ini Belum Bebas Polio

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 06:17 WIB

Afrika Resmi Bebas dari Polio, Ini Sejarah Penyakit Polio di Dunia

Afrika Resmi Bebas dari Polio, Ini Sejarah Penyakit Polio di Dunia

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:03 WIB

Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!

Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:12 WIB

Terkini

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×