Akhirnya, Benua Afrika Dinyatakan Bebas dari Wabah Polio

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 26 Agustus 2020 | 03:05 WIB
Akhirnya, Benua Afrika Dinyatakan Bebas dari Wabah Polio
Ilutrasi imunisasi polio (Shutterstock)

Suara.com - Benua Afrika akan dinyatakan bebas dari wabah polio oleh badan independen, Komisi Sertifikasi Regional Afrika. Selama dua puluh lima tahun, telah ribuan anak di Afrika menjadi lumpuh karena terinfeksi virus polio.

Polio biasanya menyerang anak balita dan berisiko menyebabkan kelumpuhan yang tidak dapat disembuhkan. Bahkan kemungkinan terburuk menyebabkan kematian jika virus telah menyerang otot pernapasan.

Hingga saat ini tidak ada obat spesifik untuk menyembuhkan polio. Tetapi vaksin polio telah melindungi anak-anak dari virus itu seumur hidup.

Dikutip dari BBC, Nigeria adalah negara terakhir di Benua Afrika yang dinyatakan bebas dari polio, setelah jadi tempat dari lebih setengah kasus global selama satu dekade.

Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Data dara Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, puncak wabah polio di Nigeria terjadi antara tahun 2004-2008 di mana jumlah kasus tercatat lebih dari seribu anak terinfeksi polio.

Kampanye vaksinasi di Nigeria memerlukan upaya besar untuk mencapai tempat-tempat terpencil dan berbahaya di bawah ancaman kekerasan militan juga petugas kesehatan yang terbunuh dalam menjalankan tugas.

Polio merupakan jenis virus yang menyebar dari orang ke orang, biasanya melalui air yang tercemar. Dua dari tiga jenis virus polio telah dihilangkan dari seluruh dunia. 

Pada Selasa (25/8), Afrika dinyatakan bebas dari jenis virus polio yang masih tersisa. Lebih dari 95 persen populasi Afrika sekarang telah diimunisasi.

Ini adalah salah satu syarat yang ditetapkan oleh Komisi Sertifikasi Regional Afrika sebelum menyatakan benua itu bebas dari polio liar.

baca juga

Sekarang hanya virus polio yang diturunkan dari vaksin yang tersisa di Afrika dengan 177 kasus yang diidentifikasi tahun ini.

Ini adalah bentuk virus langka yang bermutasi dari vaksin polio oral dan kemudian dapat menyebar ke komunitas yang kurang diimunisasi.

WHO telah mengidentifikasi kasus itu kemungkinan masih ada di Nigeria, Republik Demokratik Kongo, Republik Afrika Tengah dan Angola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:44 WIB

Peneliti Menguji Vaksin Polio Oral untuk Melawan Covid-19

Peneliti Menguji Vaksin Polio Oral untuk Melawan Covid-19

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 13:14 WIB

Dokter Penyelamat PM Inggris Sebut Covid-19 sebagai Polio Generasi Saat Ini

Dokter Penyelamat PM Inggris Sebut Covid-19 sebagai Polio Generasi Saat Ini

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 06:30 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×