Update Covid-19 Global: Setiap 30 Detik Ada Satu Warga Paris Terinfeksi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 04 November 2020 | 09:14 WIB
Update Covid-19 Global: Setiap 30 Detik Ada Satu Warga Paris Terinfeksi
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/sweetlouise)

Suara.com - Eropa masih mengalami lonjakan kasus Covid-19. Selama beberapa pekan terakhir, setengah infeksi baru virus corona di dunia berasal dari negara-negara di Eropa. Update Covid-19 global seperti dikutip dari situs worldometers.info, pertambahan kasus Covid-19 pada Selasa (3/11/2020) tercatat 473.828 orang, dengan 234.136 infeksi di antaranya terjadi di Eropa.

Eropa juga menyumbang kasus Covid-19 lebih dari 10,6 juta dari total keseluruhan di dunia yang telah mencapai 47,8 juta kasus, menurut data worldometers per Rabu (4/11) pukul 00.34 GMT atau 07.34 WIB.

Prancis jadi negara dengan kasus harian terbanyak selama beberapa hari terakhir. Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran bahkan menyatakan, seorang warga Paris terinfeksi Covid-19 setiap 30 detik. Sementara setiap 15 menit, ada seorang warga Paris yang tiba di rumah sakit akibat penyakit tersebut.

Veran memberikan komentar kepada Radio RTL sebagai tanggapan atas tuntutan Walikota Paris Anne Hidalgo untuk membuka toko buku kecil dan toko kecil lainnya untuk mencoba menjaga perdagangan dan aktivitas sosial terus berjalan meskipun ada penguncian baru di Prancis.

Veran mengatakan langkah seperti itu terlalu berisiko mengingat tingkat infeksi Covid-19 yang tinggi di ibu kota Prancis tersebut.

“Dia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 15 menit, di rumah sakit Paris ada orang sakit yang dirawat di rumah sakit karena COVID. Dia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 30 detik, ada warga Paris yang terkontaminasi,” kata Veran.

"Kami ingin menyelamatkan Paris dan rakyat Prancis dan kami melakukannya dengan tekad dan konsistensi," tambahnya.

Prancis melaporkan rekor 52.518 kasus Covid-19 baru pada hari Senin (2/11). Sementara jumlah kematian akibat Covid-19 di negara itu naik 854 jiwa pada Selasa (3/11), sehingha totalnya menjadi 38.289 jiwa.

Berikut 10 negara di Eropa dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak.

baca juga
  1. Rusia 1,67 juta infeksi
  2. Prancis 1,5 juta infeksi
  3. Spanyol 1,33 juta infeksi
  4. Inggris 1,07 juta infeksi
  5. Italia 759.929 infeksi
  6. Jerman 577.131 infeksi
  7. Belgia 447.355 infeksi
  8. Polandia 414.844 infeksi
  9. Ukraina 411.093 infeksi
  10. Belanda 375.890 infeksi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Menginfeksi Sel di Mulut, Alasan Gejala Hilangnya Bau & Rasa?

Virus Corona Menginfeksi Sel di Mulut, Alasan Gejala Hilangnya Bau & Rasa?

Health | Rabu, 04 November 2020 | 09:09 WIB

BPOM Pastikan Perketat Pengawasan Surat Izin Edar Vaksin Covid-19

BPOM Pastikan Perketat Pengawasan Surat Izin Edar Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 04 November 2020 | 07:05 WIB

Masuk Kelompok Rentan, Berikut Panduan Aman untuk Lansia di Masa Pandemi

Masuk Kelompok Rentan, Berikut Panduan Aman untuk Lansia di Masa Pandemi

Health | Rabu, 04 November 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×