Menteri Bintang Beberkan Cara Cukupi Gizi Anak di Masa Pandemi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 05 November 2020 | 07:55 WIB
Menteri Bintang Beberkan Cara Cukupi Gizi Anak di Masa Pandemi
Ilustrasi anak makan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Mencukupi gizi anak menjadi tantangan bagi setiap orangtua, terutama di tengan pandemi seperti ini, ketika banyak orang mungkin mengalami kesulitan untuk belanja bahan makanan dan mengakses layanan kesehatan. Hal ini pun menjadi perhatian Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dikatakan, saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan untuk memberantas stunting. Terlebih, data Global Nutrition Report pada 2018 menunjukkan bahwa prevalensi stunting Indonesia berada di peringkat 108 dari 132 negara dunia. Dan, Indonesia menempati urutan kedua prevalensi stunting tertinggi di Asia Tenggara setelah Kamboja.

“Angka ini tentunya sangat mengkhawatirkan, mengingat sumber daya paling berharga bagi suatu negara adalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas," ujar Menteri Bintang dalam keterangan pers yang diterima suara.com, Kamis (5/11/2020).

Padahal, kata Menteri Bintang, masa depan Indonesia ada di pundak anak Indonesia yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 berjumlah 79,55 juta. Sehingga kata dia, terpenuhinya hak anak adalah suatu keharusan agar kualitas SDM Indonesia terjamin di masa depan.

"Adapun beberapa faktor penyebab stunting yaitu akibat praktik pengasuhan yang kurang baik, masih terbatasnya layanan kesehatan, masih kurangnya akses keluarga terhadap makanan bergizi, serta kurangnya akses pada air bersih dan sanitasi. Untuk itu, seluruh pihak harus mengoptimalkan perbaikan gizi demi memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak,” terang Menteri Bintang.

Upaya menuntaskan stunting juga harus semakin digiatkan. Pandemi Covid-19 seharusnya bukan halangan, karena periode pertumbuhan anak terus bergulir. Sehingga gizi anak di masa pandemi Covid-19 sekalipun tetap harus selalu dipantau dan diperbaiki agar terjamin, khususnya di 1000 hari pertama kehidupan, yang dimulai setelah bayi lahir sampai anak berusia minimal 3 tahun, di mana gizi harus selalu dipantau dan diawasi. Sedikit saja terdistraksi, maka akan berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otaknya.

"Hal ini menjadi momentum tepat untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), sejalan dengan upaya mewujudkan pemulihan kesehatan dan pemerataan yang berkelanjutan,” ujar Menteri Bintang.

Menteri Bintang juga mengklaim sudah melakukan berbagai langkah pencegahan stunting di Indonesia saat pandemi Covid-19. Di antaranya seperti memberlakukan mekanisme fleksibilitas bekerja dari rumah (work from home), termasuk bagi perempuan yang menyusui atau memiliki anak berusia di bawah 3 tahun, agar kebutuhan gizi seimbang anak terpantau.

Layanan Kesehatan Jiwa Nasional (SEJIWA) yang dapat diakes melalui nomor telepon 119 ext. 8 juga dihadirkan untuk memenuhi hak-hak perempuan dan anak yang terdampak Covid-19, termasuk bagi ibu hamil dan menyusui.

baca juga

Sekedar informasi, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, angka stunting nasional mengalami penurunan dari 37,2 persen pada 2013 menjadi 30,8 persen pada 2018. Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada 2019, angka ini menurun menjadi 27,7 persen. Penurunan angka stunting telah dinyatakan sebagai program prioritas nasional. Target pemerintah sendiri, stunting di Indonesia bisa menurun mencapai 14 persen, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 hingga 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Menteri Bintang Puspa dan Reisa Agar Ibu-ibu Jangan Pernah Kendur

Pesan Menteri Bintang Puspa dan Reisa Agar Ibu-ibu Jangan Pernah Kendur

News | Jum'at, 25 September 2020 | 18:14 WIB

Menteri Bintang Minta Ibu Jadi Manager Protokol Kesehatan

Menteri Bintang Minta Ibu Jadi Manager Protokol Kesehatan

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 15:21 WIB

Pesan Menteri Bintang di Hari Anak Nasional 2020

Pesan Menteri Bintang di Hari Anak Nasional 2020

Video | Kamis, 23 Juli 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB