Baik untuk Fisik dan Mental, Simak 4 Manfaat Peregangan Otot

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 07 November 2020 | 20:10 WIB
Baik untuk Fisik dan Mental, Simak 4 Manfaat Peregangan Otot
Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)

Suara.com - Peregangan memang umumnya hanya dilakukan sebelum melakukan olahraga inti. Namun, peragangan pada dasarnya memiliki berbagai manfaat kesehatan termasuk meningkatkan fleksibilitas hingga mengatasi kecemasan.

Melansir dari Insider, berikut beberapa manfaat kesehatan dari peregangan, antara lain:

1. Meningkatkan Fleksibilitas

Latihan peregangan dapat meningkatkan fleksibilitas dan kelenturan, serta membantu sendi bergerak. Fleksibilitas sendiri diperlukan untuk menjaga kesehatan persendian dan jaringan.

Ilustrasi peregangan otot. (Shutterstock)

Sebuah penelitian kecil tahun 2019 menemukan bahwa peregangan dinamis meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada otot hamstring.

2. Mencegah Cedera

Secara tradisional, atlet belajar melakukan peregangan secara statis sebelum olahraga untuk menghindari cedera.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa peregangan dinamis mengendurkan jaringan dan otot agar lebih efektif sebelum aktivitas fisik.

Sebuah tinjauan tahun 2007 juga menemukan bahwa peregangan baik jenis statis maupun dinamis dalam waktu 15 menit sebelum suatu aktivitas dapat mencegah cedera. Peregangan secara signifikan juga dapat mengurangi nyeri punggung bawah dan cedera otot.

3. Memperbaiki Postur Tubuh

Sebuah studi kecil tahun 2016 terhadap remaja berusia 15 hingga 17 tahun menemukan bahwa program peregangan selama 16 minggu memperbaiki postur tubuh dengan mengurangi bahu bungkuk dan kepala maju atau leher bengkok.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur dan Meredakan Kecemasan

Peregangan tidak hanya membantu mengendurkan otot yang tegang, tetapi juga menawarkan manfaat kesehatan mental.

Sebuah studi kecil tahun 2019 menemukan bahwa peserta dengan insomnia kronis melaporkan peningkatan tidur dan kecemasan setelah peregangan tiga kali seminggu selama empat bulan,

Ilustrasi peregangan. (Shutterstock)
Ilustrasi peregangan. (Shutterstock)

Selain itu, peregangan dapat meredakan stres dan kecemasan. Sebuah studi kecil tahun 2013 menemukan bahwa orang yang melakukan peregangan selama 10 menit setelah bekerja dalam kurun waktu tiga bulan dilaporkan menjadi kurang cemas dan lebih energik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarik Rem Tangan Saat Lampu Merah Ternyata Kurang Tepat, Ini Alasannya

Tarik Rem Tangan Saat Lampu Merah Ternyata Kurang Tepat, Ini Alasannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:55 WIB

Latihan Peregangan Pascamelahirkan, Ampuh Pulihkan Fisik dan Mental Ibu

Latihan Peregangan Pascamelahirkan, Ampuh Pulihkan Fisik dan Mental Ibu

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 06:49 WIB

Mengawali Pagi dengan Sehat, Coba Lakukan Peregangan Ala Yoga Ini

Mengawali Pagi dengan Sehat, Coba Lakukan Peregangan Ala Yoga Ini

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB