Latihan Peregangan Pascamelahirkan, Ampuh Pulihkan Fisik dan Mental Ibu

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 06:49 WIB
Latihan Peregangan Pascamelahirkan, Ampuh Pulihkan Fisik dan Mental Ibu
Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)

Suara.com - Pascamelahirkan, ibu perlu memulihkan diri secara fisik maupun mental agar siap menjalani hari-hari mengasuh bayi. Nah, berikut ada dua gerakan peregangan yang bisa dilakukan, seperti yang disarankan oleh instruktur kebugaran FLEX Chelsea, Jemimah Williams Rumble, seperti dilansir dari laman Metro.

1. Fokus pada pernapasan

Gerakan Peregangan Pascamelahirkan. (Metro/Flex chelsea)
Gerakan Peregangan Pascamelahirkan. (Metro/Flex chelsea)

Setelah melahirkan, penting untuk kembali membentuk otot dasar perut dengan fokus antara pernapsan, dasar panggul, dan otot perut. Adapun gerakan yang bisa dilakukan sebagai berikut:

  • Berbaring telentang dengan lutut dan kaki ditekuk, lebarkan kaki seukuran panggul. Usahakan punggung bagian bawah tetap menempel di lantai.
  • Letakkan tangan di samping pinggul.
  • Mulailah mengambil napas dalam-dalam, hitung masing-masing napas 3 hingga 4 detik. Saat mengembuskan napas, bayangkan tulang pinggul Anda mencoba menjangkau ke arah langit-langit. Rasakan punggung bawah menekan lantai dan kaki bagian atas sedikit terangkat dari lantai.
  • Begitu Anda mengembuskan napas, angkat dasar panggul.

2. Fokus pada tulang belakang

Gerakan Peregangan Pascamelahirkan. (Metro/Flex chelsea)
Gerakan Peregangan Pascamelahirkan. (Metro/Flex chelsea)

Setelah membawa perut besar selama berbulan-bulan, secara tidak sadar tulang belakang tubuh menahan beban, sehingga menjadi tertarik ke belakang. Maka mulailah lakukan peregangan pascamelahirkan ini setiap hari. Berikut gerakannya:

  • Mulailah dengan posisi merangkak, dengan lutut dirapatkan dan tumit dilebarkan untuk menopang punggung bawah. Letakkan tangan kanan Anda di belakang leher.
  • Saat mengembuskan napas, putar siku kanan ke atas dan ikuti dengan pandangan mata Anda. Jaga bahu kiri agar tidak ikut berputar.
  • Tarik napas, dan kembalikan siku kanan ke posisi awal. Ulangi gerakan ini 6 hingga 12 kali untuk setiap sisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Turunkan Berat Badan Pascamelahirkan, Perhatikan 5 Hal ini

Ingin Turunkan Berat Badan Pascamelahirkan, Perhatikan 5 Hal ini

Health | Sabtu, 05 September 2020 | 14:56 WIB

Tak Cuma Ibu, Ayah Baru Juga Bisa Mengalami Baby Blues

Tak Cuma Ibu, Ayah Baru Juga Bisa Mengalami Baby Blues

Health | Kamis, 03 September 2020 | 18:50 WIB

Mengawali Pagi dengan Sehat, Coba Lakukan Peregangan Ala Yoga Ini

Mengawali Pagi dengan Sehat, Coba Lakukan Peregangan Ala Yoga Ini

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB