Selain 3M, Perlu 3T Untuk Putus Rantai Penularan Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 12 November 2020 | 18:54 WIB
Selain 3M, Perlu 3T Untuk Putus Rantai Penularan Covid-19
Ilustrasi Tes Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Selain 3M yang terdiri dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 juga diperlukan penerapan praktik 3T yang terdiri dari tracing, testing, dan treatment.

Namun Satgas penangan Covid-19 menilai penerapan 3T masih awam di masyarakat. Sebab, kebanyakan masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya sudah dilakukan terlebih dulu.

Penasihat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Monica Nirmala mengatakan bahwaa 3M lebih banyak membicarakan peran masyarakat sebagai individu. Sementara 3T berbicara tentang bagaimana masyarakat memberitahu pada orang di sekitar untuk waspada.

"Jadi memang ada satu proses yang tidak hanya melibatkan individu, tapi juga orang yang lebih banyak," kata Monica dalam webinar Komite Penanganan Covid-19 'Optimisme Masyarakat terhadap 3T', Kamis (12/11/2020).

Ia memaparkan, 3T merupakan pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Pemeriksaan dini menjadi penting agar bisa mendapatkan perawatan medis dengan cepat. Tak hanya itu, dengan mengetahui status infeksi virus corona lebih cepat, bisa menghindari potensi menularkan kepada orang lain.

Setelah itu, pelacakan dilakukan pada kontak terdekat pasien positif Covid-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Seandainya ketika dilacak si kontak erat menunjukkan gejala, maka perlu dilakukan tes, kembali ke praktik pertama (testing)”, kata Monica.

Kemudian, perawatan akan dilakukan apabila seseorang terkonfirmasi positif Covid-19. Jika ditemukan tidak ada gejala, maka orang tersebut harus melakukan isolasi mandiri di fasilitas yang sudah disediakan pemerintah. Sebaliknya, jika orang tersebut menunjukkan gejala, maka para petugas kesehatan akan memberikan perawatan di rumah sakit.

Hingga saat ini, Monica mencatat ada tiga indikator yang menjadi standardisasi pemeriksaan Covid-19 yakni jumlah spesimen, kecepatan hasil pemeriksaan, dan rasio positif.

baca juga

“Di Indonesia angka testing rata-rata mencapai 24.000-34.000 orang per hari," ujarnya.

Dari aspek kapasitas laboratorium yang dimiliki Indonesia sangat memadai untuk melakukan pemeriksaan sesuai standar WHO, yakni satu tes per 1.000 penduduk dalam satu pekan. Sementara, kapasitas tes laboratorium Indonesia disebutkan mampu hingga 80 ribu per hari.

Namun yang menjadi kendala justru pada setiap individu. Menurut Monica, ketika seseorang menunjukkan gejala Covid-19, kecenderungan kontak eratnya takut untuk memeriksakan diri (testing).

“Setiap orang harus mengambil peranan untuk memutus rantai dengan berpartisipasi kooperatif menerapkan 3M dan 3T," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Pemerintah Lebih Sibuk Kampanye 3M Ketimbang 3T Saat Pandemi

Survei: Pemerintah Lebih Sibuk Kampanye 3M Ketimbang 3T Saat Pandemi

News | Kamis, 12 November 2020 | 13:05 WIB

Klaim Kasus Corona DKI Turun Signifikan, Anies: Penularan Masih Ada

Klaim Kasus Corona DKI Turun Signifikan, Anies: Penularan Masih Ada

News | Minggu, 08 November 2020 | 20:41 WIB

Dokter Reisa: 3M Masih Sering Dipraktikkan Secara Terpisah

Dokter Reisa: 3M Masih Sering Dipraktikkan Secara Terpisah

Health | Sabtu, 07 November 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×