Berat Badan Naik Hingga 20 Kg Saat Hamil, Normal dan Sehat Enggak Sih?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 12:50 WIB
Berat Badan Naik Hingga 20 Kg Saat Hamil, Normal dan Sehat Enggak Sih?
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

Suara.com - Saat tengah hamil, kebanyakan perempuan akan cenderung mengonsumsi makanan yang lebih banyak. Ini tentu saja untuk memenuhi asupan bagi dirinya, dan juga bayi yang dikandungnya.

Tapi ingat, bukan berarti perempuan hamil boleh dan bisa makan sebarangan dan sebanyak mungkin. Hal itu karena kenaikan berat badan pada perempuan hamil umumnya memiliki standar normal, meskipun sebenarnya kenaikan berat badan adalah relatif.

Pakar Kesehatan Keluarga Alexandra Stockwell, MD mengatakan kenaikan berat badan pada perempuan hamil sangat bergantung pada ukuran dan bentuk tubuh mereka sebelum hamil.

"Secara umum, perempuan diharapkan mengalami kenaikan berat badan 2 hingga 4 pound (1-2 kg) pada trimester pertama (3 bulan pertama) kehamilan, dan kemudian bertambah 1 pound setiap minggunya," ujar Stockwell mengutip Insider, Senin (16/11/2020).

Kesimpulannya perempuan hamil pada umumnya akan mengalami kenaikan berat badan 25 sampai 35 pound (12,5 hingga 17,5 kilogram).

Jika sebelum hamil berdasarkan indeks massa tubuh (BMI), perempuan cenderung kekurangan berat badan, tapi setelah itu naik hingga berada di kisaran 25 hingga 40 pound atau 12,5 hingga 20 kilogram, maka kondisi itu bisa dibilang sehat.

Kondisi perempuan juga dikatakan sehat bila, sebelumnya ia mengalami kelebihan berat badan, tapi setelah hamil timbangannya berada di kisaran 15 hingga 25 pound atau 7,5 hingga 12,5 kilogram

Sementara itu untuk perempuan yang mengandung anak kembar, kenaikan berat badannya tidak boleh dua kali lipat. Tapi normalnya hamil kembar berat badan akan naik 37 hingga 54 pound atau setara 18,5 hingga 27 kilogram, jika sebelum hamil berat badan perempuan tersebut cenderung normal.

Adapun saat bayi lahir, mereka rata-rata memiliki berat 7 pound atau 3,5 kilogram. Tapi anehnya berat badan perempuan hamil kenaikannya mencapai belasan hingga puluhan kilogram, darimanakah asalnya?

"Ini karena ukuran payudara jadi lebih besar, rahim ikut membesar, plasenta (ari-ari), dan air ketuban di dalam kandungan. Ditambah meningkatnya jumlah darah, cairan, dan simpanan lemak di tubuh perempuan," jelas Stockwell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lelah Beraktivitas Tapi Sulit Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya

Lelah Beraktivitas Tapi Sulit Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya

Health | Senin, 16 November 2020 | 11:25 WIB

Baru Lahir Besok, Oki Setiana Dewi Sudah Umumkan Nama Anak ke-4

Baru Lahir Besok, Oki Setiana Dewi Sudah Umumkan Nama Anak ke-4

Entertainment | Minggu, 15 November 2020 | 19:00 WIB

Tak Perlu Khawatir, Ini 5 Tips Aman Berenang bagi Ibu Hamil

Tak Perlu Khawatir, Ini 5 Tips Aman Berenang bagi Ibu Hamil

Riau | Minggu, 15 November 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB