Lelah Beraktivitas Tapi Sulit Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 11:25 WIB
Lelah Beraktivitas Tapi Sulit Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya
Ilustrasi ibu kelelahan [shutterstock]

Suara.com - Pernah nggak sih merasa sudah sangat lelah seharian mengerjakan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah hingga mengurus anak, tapi merasa berat badan tidak berkurang atau malah bertambah.

Pengalaman ini banyak dirasakan ibu rumah tangga, yang kesulitan menurunkan berat badan meski sudah lelah sehari penuh. Bisa jadi ada yang salah dari persepsi para ibu, yang menyamakan aktivitas fisik dengan olahraga.

Para ibu merasa melakukan aktivitas fisik sama saja dengan berolahraga, padahal keduanya jelas berbeda.

Menurut Spesialis Rehab Medik dr. Kevin Triangto, Sp.KFR, aktivitas fisik adalah semua kegiatan yang menggunakan energi. Belajar, memasak, mengepel lantai dan mencuci pakaian semuanya adalah aktivitas fisik, tapi bukan olahraga. 

Ilustrasi ibu kelelahan dan stres [shutterstock]
Ilustrasi ibu kelelahan dan stres [shutterstock]

"Tapi apakah aktivitas fisik ini adalah olahraga, jawabannya tidak," ujar dr. Kevin dalam acara Webinar Kalbe Hari Diabetes Sedunia, Minggu (15/11/2020).

Ia mengatakan secara definisi olahraga adalah kegiatan aktivitas fisik yang direncanakan, terstruktur dan terukur. 

Misalnya lokasi, gerakan, dan durasi berapa lama melakukan gerakan secara jelas terlihat dan dirasakan oleh tubuh, itu adalah ciri dari olahraga.

Olahraga berbeda dengan aktivitas fisik sehari-hari yang biasa para ibu rumah tangga lakukan. Misalnya pergi ke toilet atau memasak, tidak ada takaran yang jelas berapa lama kegiatan dilakukan dan sudah berapa banyak kalori yang terbuang. 

"Dan kita tidak akan bisa menghitung berapa jumlah kalori yang sudah terbakar selama aktivitas fisik tersebut," terang dr. Kevin.

Sementara itu olahraga memiliki aturan yang jelas, misalnya dari intensitas ada yang ringan, sedang hingga berat. Intensitas olahraga yang disarankan adalah ringan hingga sedang, sangat ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Adapun durasi berolahraga, menurut rekomendasi organisasi kesehatan dunia atau WHO sebaiknya dilakukan minimal 150 menit per minggu, atau dilakukan dengan durasi 30 hingga 40 menit per hari, dan 3 hingga 4 hari dalam seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Menurunkan Berat Badan Saja Tak Cukup Cegah Komplikasi Diabetes

Waspada! Menurunkan Berat Badan Saja Tak Cukup Cegah Komplikasi Diabetes

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 16:11 WIB

Mau Turunkan Risiko Diabetes? Coba Pangkas Berat Badan 4 Pon Saja

Mau Turunkan Risiko Diabetes? Coba Pangkas Berat Badan 4 Pon Saja

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 17:22 WIB

Kelamaan Fokus Kerja di Depan Laptop Bisa Bikin Pusing, Ketahui Tandanya

Kelamaan Fokus Kerja di Depan Laptop Bisa Bikin Pusing, Ketahui Tandanya

Kalbar | Jum'at, 13 November 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB