Kapan Semua Orang Bisa Berhenti Pakai Masker? Ini Jawabannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 16 November 2020 | 15:25 WIB
Kapan Semua Orang Bisa Berhenti Pakai Masker? Ini Jawabannya!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, masker telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari untuk melindungi diri dan orang di sekitar. Padahal sebelumnya jarang sekali orang pakai masker selama berpergian.

Saat ini pemakaian masker diwajibkan ketika di mall, klinik, salon, transportasi umum, dan tempat keramaian lainnya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa memakai masker wajah membantu mencegah orang dari tertular maupun menulari virus corona Covid-19.

Tapi, banyak orang yang sudah tidak mulai betah pakai masker selama beraktivitas. Mereka menilai penggunaan masker bisa membatasi oksigen yang dihirupnya.

Karena itu, mungkin banyak orang yang mulai mempertanyakan butuh berapa lama lagi semua orang memakai masker selama beraktivitas.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sebenarnya dilansir dari Express, kita sudah pasti akan membutuhkan masker untuk melindungi diri. Terlepas dari virus corona masih ada atau sudah mulai menurun angka kasusnya.

Sebagian besar ahli pun menyetujui bahwa semua orang tidak bisa berhenti memakai masker untuk waktu yang cukup lama.

Menurut WebMD, orang-orang bisa berhenti memakai masker bila sudah terbentuk 3 kondisi berikut ini.

  1. Vaksin yang efektif melawan virus corona Covid-19 sudah tersedia banyak dan terdistribusikan secara meluas
  2. Terbentuknya kekebalan kelompok terhadap Covid-19 untuk melindungi lainnya yang belum memiliki
  3. Semua orang sudah kebal terhadap Covid-19

Dr Mark Kortepeter, seorang dokter dan ahli biodefense, telah menjelaskan alasan semua orang tetap membutuhkan masker. Salah satu penyebabnya adalah sulitnya memvaksinasi populasi yang begitu besar di seluruh dunia.

baca juga

"Individu dalam kelompok berisiko tinggi mungkin diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin. Jika Anda ingin divaksinasi, Anda mungkin tidak bisa langsung mendapatkannya," ujar Dr Mark.

Ia juga mengatakan beberapa vaksin mungkin memerlukan satu atau lebih penguat untuk memberikan perlindungan maksimal, yang artinya harus mendapatkan suntikan lagi setelah jangka waktu tertentu.

Tapi, setiap orang tidak akan tahu di mana dan kapan orang lain mendapatkan jadwal vaksin ulang. Karena itu, seseorang tetap membutuhkan masker untuk melindungi orang lain maupun diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Bertambah, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Kini Tembus 2.428 Orang

Makin Bertambah, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Kini Tembus 2.428 Orang

News | Senin, 16 November 2020 | 11:46 WIB

Robot Pintar Ini Bisa Menegur Siapa Saja yang Tidak Pakai Masker

Robot Pintar Ini Bisa Menegur Siapa Saja yang Tidak Pakai Masker

Jogja | Senin, 16 November 2020 | 06:12 WIB

Awas, Tidak Pakai Masker Bakal Ditegur oleh Robot Pintar Ini

Awas, Tidak Pakai Masker Bakal Ditegur oleh Robot Pintar Ini

Lifestyle | Senin, 16 November 2020 | 05:51 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×