Main Game Bisa Atasi Rasa Kesepian Saat Pandemi, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 17 November 2020 | 11:00 WIB
Main Game Bisa Atasi Rasa Kesepian Saat Pandemi, Benarkah?
Ilustrasi pengguna ponsel pintar sedang bermain game Clash of Clans (Shutterstock).

Suara.com - Selama ini game dianggap sebagai suatu hal buruk yang bisa membuat anak kecanduan. Oleh sebab itu banyak orangtua yang membatasi pengguanaan game bagi anak. 

Tapi faktanya menurut penelitian bermain game bisa jadi salah satu cara agar terhindar dari rasa kesepian dan mengurangi risiko depresi. Hal itu menurut hasil penelitian yang dilakukan Psikolog asal Belanda, Geert Verheijen.

Geert memang sudah sejak lama tertarik mempelajari dampak game. Pasalnya ia sendiri adalah seorang gamer yang akhirnya meneliti hubungan agresi (perilaku) dan kognisi (pengetahuan) dengan game.

Mengutip Medical Daily, Selasa (17/11/2020), selama tiga tahun lamanya Geert mempelajari perilaku bermain game dari sekitar 600 siswa kelas 7 hingga 10. Hasilnya ia menemukan anak-anak yang bermain game sendirian dalam jangka waktu lama memang kerap merasa kesepian.

Ilustrasi main game. [Shutterstock]
Ilustrasi main game. [Shutterstock]

Tapi saat mereka bermain bersama teman-temannya yang terhubung secara virtual atau bersebelahan yang terjadi justru sebaliknya, mereka terhindar dari kesepian.

Ini penting, karena selama pandemi anak-anak merasa jauh dari teman-temannya tapi game interaktif bisa menjadi solusi dan kabar baik bagi para orangtua.

Menanggapi penelitian ini Psikoterapis New York, Alexander Kriss, PhD memang sangat menyayangkan game selalu difitnah dengan tidak adil. Terutama saat game kekerasan disalahkan atas perilaku brutal penembakan di sekolah menengah atas Columbine 1999, karena anak selalu bermain game kekerasan, padahal kata dia itu tidak ada kaitannya.

Meski begitu, orangtua tetap harus menarik mundur anak jika kedapatan bermain game secara berlebihan, sampai anak lupa waktu, lupa makan, dan melupakan kehidupan sosial dengan orang di sekitarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?

Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:15 WIB

Awas, Kelamaan Main Game dan Internet Rentan Alami Mata Kering

Awas, Kelamaan Main Game dan Internet Rentan Alami Mata Kering

Press Release | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 15:13 WIB

Mudah, Begini Cara Main Game Among Us di PC atau Laptop

Mudah, Begini Cara Main Game Among Us di PC atau Laptop

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2020 | 13:24 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB