Begini Pemberian ASI pada Bayi dengan TTN Seperti Putra Oki Setiana Dewi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 18 November 2020 | 20:30 WIB
Begini Pemberian ASI pada Bayi dengan TTN Seperti Putra Oki Setiana Dewi
Oki Setiana Dewi melakukan persalinan anak keempat. [Instagram]

Suara.com - Baru dilahirkan, anak keempat Oki Setiana Dewi, Sulaiman Ali Abdullah, harus dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit atau NICU lantaran mengalami masalah pernapasan Transient Tachypnea of Newborn (TTN).

Meski sekarang kondisinya sudah membaik, putra kedua Oki tersebut tetap harus menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Saya dan Sulaiman masih di sini. TTN nya sudah membaik, namun ternyata harus ada pemeriksaan lanjutan. Kemarin dokter anak mendatangi saya dan menyampaikan bahwa Sulaiman harus diobservasi oleh 6 dokter," ungkap Oki melalui akun instagramnya @okisetianadewi di hari usai melahirkan, Rabu (18/11/2020)

Transient Tachypneu of the Newborn terjadi ketika cairan ekstra yang seharusnya dibatukkan atau diserap melalui aliran darah dan sistem limfatik tetap berada di paru-paru atau dikeluarkan secara lambat.

Kondisi ini membuat bayi lebih sulit mengirup oksigen dengan benar. Oleh karenanya, menurut laman Hopkins All Children,  bayi harus bernapas lebih cepas dan keras untuk mendapatkan asupan oksigen yang cukup ke paru-parunya.

Oki Setiana Dewi bersama suami dan ketiga anaknya. [Instagram]
Oki Setiana Dewi bersama suami dan ketiga anaknya. [Instagram]

Umumnya, bayi yang mengalami TTN membutuhkan oksigen ekstra, yang didapat melalui selang kecil di bawah hidung yang disebut kanula hidung.

Sayangnya, gangguan pernapasan ini membuat Oki tidak bisa melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang sangat dibutuhkan sang bayi.

Lalu, bagaimana cara sang bayi mendapatkan nutrisi penting?

TTN membuat bayi tidak bisa mengidap, menelan, dan bernapas pada saat bersamaan. Dalam kasus ini, cairan infus (IV) akan menjaga bayi tetap terhidrasi sekaligus mencegah gula darah turun terlalu rendah.

baca juga

Terkadang bayi dapat meminum ASI atau susu formula melalui selang nasogastrik (NG) atau orogastrik (OG), yakni selang yang dipasang melalui hidung atau mulut untuk mengantarkan makanan langsung ke perut.

Gejala TTN biasanya membaik dalam waktu 24 hingga 72 jam. Bayi dapat dipulangkan dari rumah sakit setelah pernapasannya normal dan telah diberi makan dengan baik setidaknya selama 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Oki Setiana Dewi Dirawat di NICU karena TTN, Kenali Faktor Risikonya

Anak Oki Setiana Dewi Dirawat di NICU karena TTN, Kenali Faktor Risikonya

Health | Rabu, 18 November 2020 | 16:38 WIB

Anak Oki Setiana Dewi Alami TTN, Bagaimana Pengobatan yang Tepat?

Anak Oki Setiana Dewi Alami TTN, Bagaimana Pengobatan yang Tepat?

Health | Rabu, 18 November 2020 | 17:05 WIB

Anak Kena TTN, Oki Setiana Dewi Tak Bisa Lakukan Inisiasi Menyusui Dini

Anak Kena TTN, Oki Setiana Dewi Tak Bisa Lakukan Inisiasi Menyusui Dini

Health | Rabu, 18 November 2020 | 13:33 WIB

Terkini

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

×