Merokok Bikin 10 Juta Orang Alami Penyakit Paru Obstruksi Kronis

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 19 November 2020 | 03:10 WIB
Merokok Bikin 10 Juta Orang Alami Penyakit Paru Obstruksi Kronis
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Suara.com - Berdasarkan data prevalensi RISKESDAS 2013 terdapat lebih dari 10 juta orang hidup dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) di Indonesia. Bahkan mayoritasnya hidup dengan riwayat merokok atau  di area dengan polusi udara.

Dokter Spesialis Paru, Konsultan Asma dan PPOK RSUP Persahabatan, dr. Budhi Antariksa, SpP (K), Ph.D, mengatakan PPOK merupakan penyakit kronis saluran napas yang ditandai dengan hambatan aliran udara.

“Jadi seperti tersendat aliran nafasnya itu khususnya pada udara ekspirasi dan ini bersifat progresif lambat dimana semakin lama akan semakin memburuk,” ujar Budhi dalam pernyataannya pada diksusi tentang ‘Pejuang Peyakit Paru Ditengah Pandemi Covid-19’, Rabu (18/11/2020).

Lebih lanjut, menurut dia, PPOK umumnya disebabkan oleh merokok, polusi udara di dalam maupun di luar ruangan. Awal terjadinya penyakit ini biasanya pada usia pertengahan dan sulit hilang dengan pengobatan.

Ilustrasi pneumonia [shutterstock]
Ilustrasi penyakit paru-paru [shutterstock]

“Untuk gejalanya PPOK yakni mengalami sesak napas yang bertambah ketika beraktifitas dan/atau bertambah dengan meningkatnya usia disertai batuk berdahak atau pernah mengalami sesak napas disertai batuk berdahak,” katanya.

Dalam membantu pasien PPOK, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Klikdokter bersama PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) meluncurkan media   edukasi online berbasis whatsapp dan instagram pertama di Indonesia bernama @sepenuhnapas.

Media ini berfokus untuk memberikan edukasi dan informasi seputar kesehatan   pernapasan seperti Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), Tuberkolosis (TBC), Asthma hingga Covid-19.

Menurut Product Management PT Kalbe Farma Tbk Apt. Mindo Fuji Siahaan, S. Farm, bahwa pembuatan media edukasi online ini guna bertujuan meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Salah satunya melalui kegiatan edukasi kesehatan pernafasan dalam menjalani penyesuaian kebiasan baru Covid-19 yang dapat mempengaruhi kehidupan banyak orang khususnya penyintas PPOK,” beber dia.

baca juga

Edukasi kesehatan ini juga merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Kalbe “Bersama Sehatkan Bangsa” dalam pilar SEHAT (Sains dan Teknologi Kesehatan, Ekosistem dan Kelestarian Lingkungan, Hidup Sehat dan Pendidikan Kesehatan, Akses Layanan Kesehatan, Total Ekosistem Bisnis Berkelanjutan).

"Kami melihat tingkat kepedulian masyarakat masih rendah terhadap penyakit pernapasan, dimana saat ini kita berada ditengah pandemi Covid-19 yang juga merupakan  salah satu penyakit pernapasan,” ungkapnya.

Dia juga berharap dengan ada media edukasi kesehatan ini dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dalam  mengantisipasi penyakit pernapasan lebih dini, dan jika memang sudah hidup dengan penyakit pernapasan, pasien bisa menemukan pola hidup yang lebih sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi UCLA: Merokok Tingkatkan Keparahan Covid-19 dengan Lemahkan Imunitas

Studi UCLA: Merokok Tingkatkan Keparahan Covid-19 dengan Lemahkan Imunitas

Health | Rabu, 18 November 2020 | 13:22 WIB

Kenali Penyebab dan Gejala TTN, Sakit yang Dialami Anak Oki Setiana Dewi

Kenali Penyebab dan Gejala TTN, Sakit yang Dialami Anak Oki Setiana Dewi

Health | Rabu, 18 November 2020 | 07:05 WIB

Kasus Covid-19 Tinggi, Turki Larang Merokok di Tempat Umum

Kasus Covid-19 Tinggi, Turki Larang Merokok di Tempat Umum

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 06:00 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×