Bisakah Masker Bedah Digunakan Berulang? Begini Kata Ahli

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Kamis, 19 November 2020 | 09:35 WIB
Bisakah Masker Bedah Digunakan Berulang? Begini Kata Ahli
Ilustrasi masker bedah. [Shutterstock]

Suara.com - Masker kain memang menjadi alternatif yang pas untuk menghalangi transmisi virus corona Covid-19. Namun banyak orang yang masih memilih untuk menggunakan masker bedah.

Sebelumnya, makser bedah disebut hanya bisa sekali pakai. Namun Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serkat (FDA) merekomendasikan dalam keadaan darurat untuk menggunakan uap hidrogen peroksida dalam mendekontaminasi masker N95.

Metode lain untuk memurnikan masker sekali pakai adalah memaparkannya ke suhu tinggi atau radiasi ultraviolet.

"Tetapi metode ini tidak nyaman untuk orang-orang di rumah," kata ahli mikrobiologi Prancis dan anggota Adios Corona, Denis Corpet seperti yang dikutip dari Medicalxpress. 

Adios Corona yang merupakan sekelompok ilmuwan yang memberikan informasi tentang Covid-19 kepada publik merekomendasikan menempatkan masker dalam amplop kertas dan membiarkannya selama tujuh hari.

"Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa virus hampir semuanya mati di masker setelah tujuh hari," kata Corpet.

Melansir dari Medicalxpress, sebuah studi yang diterbitkan di The Lancet menemukan bahwa hanya 0,1 persen virus di permukaan luar masker yang masih dapat dideteksi setelah satu minggu. Namun metode ini tidak sesuai untuk petugas layanan kesehatan yang terjebak pada lingkungan dengan beban virus tinggi.

Ilmuwan Peter Tsai merekomendasikan untuk membiarkan masker selama tujuh hari sebelum digunakan kembali. Namun dia menyarankan untuk membiarkan masker bekas di tempat terbuka selama seminggu sebelum digunakan kembali. Penggunaan bisa diulangi lima hingga 10 kali.

"Masker sekali pakai juga dapat ditempatkan di oven," kata Tsai. Menurut Tsai suhu oven idealnya antara 70 hingga 75 derajat Celcius cukup panas untuk membunuh virus.

baca juga

"Namun, mencuci masker di mesin cuci bukanlah ide yang baik. Mencuci tanpa deterjen mungkin tidak menghilangkan virus," kata Tsai.

Ilustrasi masker bedah yang diproduksi di PT The Univenus Cikupa, Cikupa, Tangerang, Banten, Rabu (11/11/2020).   [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Ilustrasi masker bedah yang diproduksi di PT The Univenus Cikupa, Cikupa, Tangerang, Banten, Rabu (11/11/2020). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Kelompok hak konsumen Prancis UFC-Que Choisir mencuci masker bedah pada suhu 60C, memasukkannya ke dalam pengering, dan menyetrika. Setelah dilakukan hingga 10 kali, masker masih menyaring setidaknya 90 persen partikel 3-mikron.

"Tapi saya lebih suka kita mengganti masker setiap empat jam dan mencucinya, daripada memakainya beberapa hari berturut-turut seperti yang dilakukan beberapa orang. Pakai masker seprti pakai pakaian dalam," kata Philippe Vroman dari universitas teknik Prancis Ensait.

Namun hingga berita ini diturunkan, nasihat resmi otoritas kesehatan terkemuka masih merekomendasikan untuk membuang masker bedah usai dipakai.  "Masker bedah sekali pakai harus dibuang ke tempat sampah setelah digunakan," kata otoritas kesehatan Prancis DGS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Merah Putih akan Diproduksi Pada 2021

Vaksin Merah Putih akan Diproduksi Pada 2021

News | Kamis, 19 November 2020 | 08:48 WIB

Waspadai Kasus Curanmor Meningkat, Ini Imbauan Polda Banten

Waspadai Kasus Curanmor Meningkat, Ini Imbauan Polda Banten

Otomotif | Kamis, 19 November 2020 | 08:40 WIB

Buktikan Ikan Tak Bawa Corona, Mantan Menteri Perikanan Makan Mentah-mentah

Buktikan Ikan Tak Bawa Corona, Mantan Menteri Perikanan Makan Mentah-mentah

News | Kamis, 19 November 2020 | 09:06 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×