Vaksinolog: Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi Covid-19

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Sabtu, 21 November 2020 | 11:50 WIB
Vaksinolog: Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD memastikan Indonesia telah memiliki infrastruktur yang memadai untuk proses distribusi vaksin hingga ke pelosok, termasuk vaksin Covid-19.

“Rumah sakit dan puskesmas di Indonesia sudah siap menerima vaksin Covid-19, terutama transportasinya, mesti terjamin suhunya. Pokoknya jangan khawatir, kita sudah berpengalaman. Kita sudah siap,” ujar Dirga dalam pernyataannya seperti dikutip dalam laman resmi Satgas Covid-19, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, perlu diketahui juga bahwa vaksin itu adalah produk biologis yang perlu disimpan dengan cara khusus, karena sensitif terhadap suhu. Mayoritas vaksin disimpan pada suhu 2-8 derajat Celcius, kecuali vaksin polio yang penyimpanannya minus 20 derajat Celcius.

Dia juga menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam memproduksi, mendistribusi, hingga mengimplementasikan vaksin. Sistem rantai dingin yang menjadi salah satu unsur penentu kualitas vaksin juga sudah terbangun dengan baik.

“97 persen sistem rantai dingin ini berjalan dengan baik, jadi tidak perlu khawatir. Mulai dari pabrik sampai yang menerima di puskesmas, misalnya di Aceh atau Papua, itu semua sudah siap,” jelasnya.

Sementara, terkait sumber daya manusia yang akan memberikan vaksinasi nantinya ke masyarakat, Indonesia telah memiliki 23.000 vaksinator yang terlatih. Vaksinator ini sudah dibekali pelatihan khusus oleh Kementerian Kesehatan.

“Saat ini di Indonesia ada sekitar 440.000 dokter umum, dokter spesialis, perawat, dan bidan yang semuanya saya yakin siap bergotong royong menyukseskan persiapan vaksinasi ini. Pada prinsipnya, kita ingin semua terlibat membantu masyarakat,” beber Dirga.

Saat ini masyarakat perlu sedikit bersabar hingga hasil uji klinik fase III selesai dan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) keluar terlebih dahulu, baru vaksin COVID-19 bisa beredar di Indonesia.

Sementara itu, survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) didukung UNICEF dan WHO menunjukkan, 64,8% dari 115.000 responden di 34 provinsi bersedia menerima vaksin Covi-19.

baca juga

Sebelumnya, pada beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo juga meninjau langsung kesiapan pelaksanaan simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, Presiden menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas tertinggi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Untuk itu, sejumlah tahapan ilmiah tengah dilakukan pemerintah dan wajib untuk diikuti.

“Kita memperkirakan akan mulai vaksinasi itu di akhir tahun 2020 atau di awal tahun 2021, karena memang proses persiapannya itu tidak hanya menerima vaksin kemudian langsung disuntikkan, tapi juga harus menyiapkan distribusi ke seluruh Tanah Air,” tegas dia.

Kemudian, Puskesmas Cikarang menjadi lokasi kedua pelaksanaan simulasi vaksinasi Covid-19 yang dipantau oleh Wakil Presiden Maruf Amin. Menurutnya, jadi memang ada beberapa persiapan yang harus disiapkan, supaya nanti vaksinasinya itu berjalan dengan baik.

Tak hanya itu, Wapres mengungkapkan bahwa aspek keamanan dan kehalalan juga harus menjadi landasan kuat dalam pelaksanaan vaksinasi. Dengan begitu, sertifikasi atau fatwa dari MUI akan keluar sebelum vaksin diedarkan

Untuk mendukung vaksinasi, Kemenkes juga telah melakukan distribusi logistik yang dibutuhkan seperti ADS, safety box, dan alcohol swab. Tak hanya itu, mereka turut terus melakukan sosialisasi ke seluruh provinsi sekaligus pelatihan vaksinator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin Minta Jajaran MUI Tak Menghambat Jadwal Vaksinasi Covid-19

Maruf Amin Minta Jajaran MUI Tak Menghambat Jadwal Vaksinasi Covid-19

Jakarta | Jum'at, 20 November 2020 | 20:23 WIB

Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya

Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 15:41 WIB

Bukan Karena Politik, Dokter Top AS Pastikan Vaksin Covid-19 Aman

Bukan Karena Politik, Dokter Top AS Pastikan Vaksin Covid-19 Aman

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

×