Deteksi Virus Corona Cepat, Liverpool Buat Alat Uji Mirip Tes Kehamilan

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 22 November 2020 | 16:26 WIB
Deteksi Virus Corona Cepat, Liverpool Buat Alat Uji Mirip Tes Kehamilan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sejak awal semua orang yang pernah kontak dengan pasien positif virus corona Covid-19 telah disarankan mengisolasi diri selama 7 hari. Hal tersebut guna mencegah penyebaran virus corona Covid-19 lebih luas.

Tapi sekarang, Liverpool berusaha mendeteksi penyebaran virus corona Covid-19 lebih cepat dengan menguji coba pengujian massal menggunakan alat tes baru yang seperti tes kehamilan.

Pekerja layanan darurat akan mendapatkan tes virus corona Covid-19 super cepat ini untuk mendeteksi dirinya negatif atau positif. Hal ini sekaligus membantu menentukan dirinya boleh bekerja bertemu pasien atau tidak.

Jika pengujian massal menggunakan alat tes virus corona Covid-19 baru ini berhasil. Rencananya, Liverpool akan meluncurkannya ke publik secara lebih luas agar pendeteksian virus corona lebih cepat.

Saat ini, semua orang masih diminta mengisolasi diri bila pernah kontak dengan pasien positif virus corona atau mengalami gejala mirip Covid-19 selama 14 hari.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Calum Semple, profesor kesehatan anak dan pengobatan wabah di Universitas Liverpool mengatakan proses yang sedang diuji coba ini membantu semua orang agar lebih cepat bertemu dengan keluarga atau orang yang dicintainya.

"Kami akan melakukan pengujian ke panti jompo agar kerabatnya yang ingin datang membesuk bisa lebih aman dan tak perlu menunggu pandemi usai," kata Calum dikutip dari The Sun.

Menurut para ilmuwan Oxford Uni, tes virus corona yang cepat ini memainkan peran penting dalam mengembalikan kehidupan yang normal di tengah pandemi.

Sebelumnya, alat virus corona Covid-19 super cepat ini telah diujicobakan di seluruh Inggris dan terbukti keefektifannya.

baca juga

Alat tes ini melibatkan usap hidung dan tenggorokan, seperti tes PCR. Kemudian hasil usapnya dimasukkan ke dalam tabung cairan untuk waktu yang singkat.

Setelahnya, tetesan cairan itu akan diaplikasikan dengan dalam alat berbentuk strip, seperti alat tes kehamilan. Sehingga seseorang bisa melihat hasilnya positif atau negatif virus corona dalam waktu setengah jam.

Meskipun begitu, isolasi mandiri sangatlah penting sekarang ini sebagai satu-satunya cara mengontrol penyebaran virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Gerogia: Suntikan MMR Bisa Bantu Perlambat Penyebaran Virus Corona

Studi Gerogia: Suntikan MMR Bisa Bantu Perlambat Penyebaran Virus Corona

Health | Minggu, 22 November 2020 | 15:21 WIB

Sama-Sama Menular, Ini Bedanya Infeksi Virus Corona Covid-19 dan Norovirus!

Sama-Sama Menular, Ini Bedanya Infeksi Virus Corona Covid-19 dan Norovirus!

Health | Minggu, 22 November 2020 | 14:29 WIB

Survei: Rasa Takut Masyarakat Indonesia soal Virus Corona Masih Tinggi

Survei: Rasa Takut Masyarakat Indonesia soal Virus Corona Masih Tinggi

News | Minggu, 22 November 2020 | 12:53 WIB

Terkini

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:46 WIB

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:44 WIB

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 09:43 WIB

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:41 WIB

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:40 WIB

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:37 WIB

×