Peneliti Ungkap Cara Hentikan Pandemi Covid-19 Tanpa Vaksin, Bagaimana?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 30 November 2020 | 12:58 WIB
Peneliti Ungkap Cara Hentikan Pandemi Covid-19 Tanpa Vaksin, Bagaimana?
Ilustrasi perempuan memakai masker. (Pixabay/Juraj Varga)

Suara.com - Peneliti di seluruh dunia masih terus berupaya menciptakan vaksin Covid-19 yang ampuh dan efektif. Kini sebuah studi terbaru, mengungkapkan bahwa pandemi yang telah berlangsung selama satu tahun ini sebenarnya bisa berhenti mesti tanpa vaksin.

Lantas bagaimana caranya? Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, pandemi Covid-19 dapat "diberantas" jika 70 persen orang memakai masker.

Dengan kata lain, jika 7 dari 10 dari kita memakai masker dengan rajin, kita dapat secara efektif menghentikan penyebaran virus corona baru.

Peneliti dari University of Singapore mempelajari masker dan penutup wajah yang banyak digunakan, memahami bagaimana bahan dan desainnya memengaruhi tingkat infeksi.

Ilustrasi masker bedah. [Shutterstock]
Ilustrasi masker bedah. [Shutterstock]

Mereka menemukan bahwa masker wajah umum seperti masker bedah dan masker N95 dapat mengurangi tingkat reproduksi virus, sehingga mengurangi penyebaran infeksi.

“Sungkup penutup wajah yang sangat berkhasiat, seperti masker bedah dengan perkiraan khasiat sekitar 70 persen, dapat berujung pada pemberantasan pandemi jika sedikitnya 70 persen penduduk menggunakan masker tersebut di depan umum secara konsisten,” para ilmuwan, termasuk Sanjay Kumar dari Universitas Nasional Singapura, menulis dalam penelitian tersebut.

“Masker kain yang kurang efisien juga bisa memperlambat penyebaran jika dipakai terus menerus,” imbuhnya.

Menurut para peneliti, hanya masker N95 yang dapat menyaring tetesan berukuran aerosol.

Namun, masker wajah pada umumnya dapat mengubah ukuran tetesan cairan yang dikeluarkan dari hidung dan mulut seseorang saat berbicara, batuk, bersin, atau bahkan bernapas.

baca juga

Mereka juga menemukan bahwa masker wajah yang terbuat dari bahan polimer hibrid dapat menyaring partikel dengan efisiensi tinggi sekaligus mendinginkan wajah karena serat yang digunakan di dalamnya memungkinkan panas keluar dari bawah masker.

“Mungkin ada beberapa hubungan antara hambatan pernapasan dan hambatan aliran masker wajah yang perlu dipelajari untuk interval pemakaian masker wajah,” kata Heow Pueh Lee, salah satu penulis penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Swab Anies Negatif Corona, TGUP: Alhamdulillah Pak Gubernur Sehat

Hasil Swab Anies Negatif Corona, TGUP: Alhamdulillah Pak Gubernur Sehat

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 12:56 WIB

Wakilnya Dinyatakan Positif Corona, TGUPP Beberkan Hasil Tes Swab Anies

Wakilnya Dinyatakan Positif Corona, TGUPP Beberkan Hasil Tes Swab Anies

News | Senin, 30 November 2020 | 12:41 WIB

Epidemiolog UI Klaim Belum Ada Klaster Corona Akibat Rizieq Shihab

Epidemiolog UI Klaim Belum Ada Klaster Corona Akibat Rizieq Shihab

News | Senin, 30 November 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

×