Hari AIDS Sedunia, Ini 4 Mitos Terkait yang Masih Dipercaya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 01 Desember 2020 | 10:55 WIB
Hari AIDS Sedunia, Ini 4 Mitos Terkait yang Masih Dipercaya
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia. (Shutterstock)

Suara.com - Tiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Aids Sedunia. Menurut statistik terbaru dari Pusat Pengendalian Penyakit, dan Pencegahan CDC, sekitar 36,7 juta orang hidup dengan HIV di seluruh dunia.

Meskipun ada banyak kemajuan dalam pengelolaan virus HIV selama bertahun-tahun, sayangnya, masih banyak informasi yang salah tentang apa artinya hidup dengan HIV.

HIV adalah 'hukuman mati'.

“Dengan pengobatan yang tepat, kami sekarang mengharapkan orang dengan HIV untuk hidup normal,” kata Dr. Michael Horberg, direktur nasional HIV / AIDS Kaiser Permanente.

Ilustrasi HIV/AIDS (shutterstock)
Ilustrasi HIV/AIDS (shutterstock)

Menurut Dr. Amesh A. Adalja, seorang dokter penyakit menular bersertifikat, dan sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security, sjak tahun 1996, dengan munculnya terapi antiretroviral yang sangat aktif, orang dengan HIV dengan akses yang baik ke terapi antiretroviral (ART) dapat berharap untuk hidup secara normal, selama mereka memakai obat yang diresepkan,” tambah

Orang heteroseksual tidak perlu khawatir tentang infeksi HIV

Memang benar HIV lebih banyak menyerang pria yang juga memiliki pasangan seksual pria. Remaja gay dan biseksual Kulit hitam memiliki tingkat penularan HIV tertinggi.

"Kami tahu bahwa kelompok risiko tertinggi adalah pria yang berhubungan seks dengan pria," kata Dr. Horberg. Kelompok ini menyumbang sekitar 70 persen dari kasus HIV baru, menurut CDC.

Namun, heteroseksual menyumbang 24 persen dari infeksi HIV baru pada tahun 2016, dan sekitar dua pertiga di antaranya adalah perempuan.

baca juga

HIV adalah infeksi yang menyebabkan AIDS.

Tetapi ini tidak berarti semua orang HIV-positif akan mengembangkan AIDS. AIDS adalah sindrom kekurangan sistem kekebalan yang disebabkan oleh HIV yang menyerang sistem kekebalan dari waktu ke waktu dan dikaitkan dengan respons kekebalan yang lemah dan infeksi oportunistik. AIDS dicegah dengan pengobatan dini infeksi HIV.

“Dengan terapi saat ini, tingkat infeksi HIV dapat dikendalikan dan dijaga agar tetap rendah, menjaga sistem kekebalan yang sehat untuk waktu yang lama dan karena itu mencegah infeksi oportunistik dan diagnosis AIDS,” jelas Dr. Richard Jimenez, profesor kesehatan masyarakat di Universitas Walden .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayoritas Homo, Penderita HIV/AIDS di Kota Tegal Mencapai 353 Orang

Mayoritas Homo, Penderita HIV/AIDS di Kota Tegal Mencapai 353 Orang

Jawa Tengah | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:35 WIB

Nasib! Pekerja Seks Mendadak Jadi Janda karena Suami Kepincut Pria Lain

Nasib! Pekerja Seks Mendadak Jadi Janda karena Suami Kepincut Pria Lain

Kalbar | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:30 WIB

Pesan Menkes Terawan di Hari AIDS Sedunia

Pesan Menkes Terawan di Hari AIDS Sedunia

Video | Selasa, 01 Desember 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:29 WIB

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:23 WIB

×