alexametrics

Manjur Cegah Virus Corona hingga 95 Persen, Ketahui 4 Fakta Vaksin Pfizer!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Manjur Cegah Virus Corona hingga 95 Persen, Ketahui 4 Fakta Vaksin Pfizer!
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Inggris menjadi salah satu negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Pfizer.

Suara.com - Vaksin Pfizer dan BioNTech menjadi penangkal virus corona Covid-19  pertama di dunia yang mendapat izin untuk disuntikkan ke manusia. Inggris menjadi salah satu negara pertama yang mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat menggunakan vaksin ini.

Vaksin Pfizer ini diklaim memiliki kemanjuran hampir 95 persen dan menggunakan teknologi mutakhir. Vaksin ini bekerja dengan memasukkan materi genetik tubuh, yang disebut mRNA.

Dilansir dari The Guardian, ada beberapa fakta seputar vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 yang perlu Anda ketahui, mari simak!

1. Tempat vaksin diproduksi

Baca Juga: Diklaim Manjur, Kenali 6 Vaksin Covid-19 Berikut Sekilas Cara Kerjanya!

Vaksin ini diproduksi di pabrik Pfizer di Amerika Serikat dan Eropa. Tapi, BioNTech juga memiliki lokasi produksi di Mainz dan Idar-Oberstein, Jerman untuk memasok vaksin dalam jumlah besar. Ada pula 3 lokasi lainnya di Jerman yang akan mulai produksi pada 2021.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

2. Cara penyimpanan

Vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 ini harus disimpan dan diangkut pada suhu sekitar -70 derajat celcius. Penyimpanan vaksin Covid-19 ini membutuhkan ruangan dengan suhu sangat rendah, dikemas dengan karbon dioksida dan pengirimannya harus memakai kotak.

Kotak pengiriman ini berfungsi menyimpan vaksin Covid-19 dalam suhu rendah selama 10 hari. Setelah sampai di tempat tujuan, vaksin harus disimpah di lemari es medis dengan suhu 2-8 derajat celcius selama maksimal 5 hari.

Kotak pengiriman vaksin juga bisa diisi dengan es kering setiap 5 hari sehingga memungkinkan vaksin tetap baik kondisinya sampai 30 hari.

Baca Juga: Gejala Long Covid-19, Waspadai Jantung Berdebar dan Kelelahan!

3. Kelompok yang mendapatkan vaksin

Komentar